
Affair
Sangat sulit menerima kenyataan apabila pasangan kita melalukan perselingkuhan, kadang amarah berujung pada keretakan rumah tangga. Tentu setiap wanita tidak ingin diperlakukan seperti ini, namun apakah kehancuran rumah tangga akan dibiarkan begitu saja, tanpa ada usaha dari seorang isteri ? Apalagi perkawinan anda telah membuahkan anak. Dibawah ini ada beberapa langkah atau cara untuk memenangkan suami anda kembali setelah peristiwa perselingkuhannya.
- Anda harus menyadari bahwa memulai suatu hubungan baru memerlukan waktu yang cukup dan belum tentu berhasil dari sebelumnya, Oleh karena itu perceraian bukanlah cara yang terbaik untuk membalas perbuatan suami anda.
- Anda perlu menilai apakah perselingkuhan yang dilakukan oleh suami anda atas dasar apa, kesenangan semata, keseriusan, jebakan atau alasan lain. Kalau hal tersebut terjadi karena alasan diluar masalah rumah tangga anda, dapat anda simpulkan bahwa apa yang dilakukan suami anda adalah karena faktor lingkungan, dan kesenangan semata. Jangan buru-buru untuk mengambil sikap untuk berpisah. Anda harus merebut perhatiannya kembali.
- Apabila suami anda berada di rumah, jangan menghindarinya, tunjukan sikap dan pelayanan yang baik sebagai seorang isteri atau ibu rumah tangga. Apabila anda menanamkan amarah yang begitu dalam dan lama, maka akan berpengaruh pada pola dan tingkah laku anda didalam rumah tangga yang membuat dia semakin tidak nyaman. Langkah ini bukan berarti anda mengalah padanya, namun inilah cara untuk perlahan-lahan mencari jalan keluar bersamanya.
- Cari perhatiannya dan waktu yang tepat untuk memulai percakapan tentang hal ini, jangan dengan tuduhan dan amarah. karena dia akan mengelak dan pertengkaran hebat akan terjadi. Apalagi anda memiliki bukti yang tidak cukup, akan membuat dia menyerang anda balik. Tanyakan padanya apa yang dia inginkan dari anda untuk bisa membuat dia merasa nyaman di rumah, sesudah itu baru andadapat bertanya tentang kebenaran atau alasan dia berbuat seperti itu kepada anda. Dengan berbicara seperti ini, anda akan mengerti secara jelas tindakan yang anda harus lakukan kemudian.
- Dari hasil pembicaraan bersama dia, dapat anda simpulkan berat ringan masalah yang sedang anda hadapi. Apakah perselingkuhan tersebut menyebabkan dia terikat dengan perempuan lain, atau timbul suatu kewajiban hukum padanya untuk bertanggung jawab terhadap perempuan tersebut. Apabila ada indikasi tersebut, suami anda kemungkinan mengalami kesulitan didalam mencari jalan keluar. Jangan cepat menyerah, konsultasikan dengan teman anda yang mengerti tentang masalah hukum agar anda dapat membantu suami anda.
- Jangan biarkan suami anda tenggalam dalam rasa bersah, apabila dia telah menyampaikan rasa maaf kepada anda. Terima tanpa syarat. Jangan membuat syarat-syarat tambahan apalagi ancaman. Berilah kesempatan untuk kalian dapat memperbaiki hubungan rumah tangga secara baik.
- Apabila suami anda telah menyadari apa yang dia lakukan, dan ingin kembali hidup normal bersama anda. Jangan merasa canggung untuk meningkatkan keharmonisan diantara anda berdua. Carilah waktu yang cukup untuk berlibur atau jalan-jalan, nikmati waktu anda bersama dia, tanpa gangguan dan kesibukan sehari-hari.
- Bawahlah dia dalam acara-acara keluarga, bersama keluarga anda, atau keluarga dia, dan yang paling penting acara bersama anak-anak setiap akhir pekan.
- Tetap berusaha untuk meyesuaikan diri dengan apa yang dia inginkan, dewasa ini banyak isteri yang keasikan bersama anak-anak mereka atau pekerjaan dan lingkungan sosialnya tanpa menyadari bahwa suami anda merindukan perhatian yang cukup dari anda.
- Apabila terjadi sedikit perselisihan biasa dalam rumah tangga, jangan mengungkit-ungkut kejadian yang pernah terjadi. Anda harus menunjukan bahwa anda telah menerima rasa maafnya dan menerima usaha dia untuk berusaha untuk berubah.
- Ciptakan waktu dan suasana yang tepat setiap hari untuk berbicara tentang aktivitas kalian setiap hari. Dengan begitu anda akan sama-sama merasa dekat dan perduli satu dengan lainnya. Apabila ada permasalahan rumah tangga, masalah anak-anak, masalah pembiayaan rumah tangga, kemukakan dengan baik dan sopan tanpa harus memaksakan kehendak sendiri. Biasakan untuk memecahkan permaslahan rumah tangga bersama-sama.










