<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Duo Bebek &#187; wanita</title>
	<atom:link href="http://blog.duobebek.com/category/wanita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.duobebek.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Nov 2009 02:05:57 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Stop Your Divorce and Save Your Marriage</title>
		<link>http://blog.duobebek.com/2009/11/stop-your-divorce-and-save-your-marriage/</link>
		<comments>http://blog.duobebek.com/2009/11/stop-your-divorce-and-save-your-marriage/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 01:43:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[cerai]]></category>
		<category><![CDATA[divorce]]></category>
		<category><![CDATA[jangan meyerah]]></category>
		<category><![CDATA[married]]></category>
		<category><![CDATA[menyerah]]></category>
		<category><![CDATA[perceraian]]></category>
		<category><![CDATA[save]]></category>
		<category><![CDATA[stop divorce]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.duobebek.com/?p=351</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini perceraian bukan lagi dianggap sebagai hal yang tabu bagi adad ketimuran. Peceraian dijadikan  senjata pamungkas bagi  suami maupun  istri. Hubungan perkawinan tidak lagi dianggap sakral bagi orang Indonesia. Perkawinan bukanlah komitment seumur hidup, yang pada awalnya di sadari benar oleh kedua pasangan.  Sumpah dan janji yang nota bene  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="Divorce" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:cYT7698qv6rr7M:http://klflegal.files.wordpress.com/2009/04/divorce.jpg" alt="" width="150" height="150" />Saat ini perceraian bukan lagi dianggap sebagai hal yang tabu bagi adad ketimuran. Peceraian dijadikan  senjata pamungkas bagi  suami maupun  istri. Hubungan perkawinan tidak lagi dianggap sakral bagi orang Indonesia. Perkawinan bukanlah komitment seumur hidup, yang pada awalnya di sadari benar oleh kedua pasangan.  Sumpah dan janji yang nota bene  membawa serta Tuhan didalamnya, tidak lagi ditakuti mereka. Perkawinan bagaikan penyakit wabah dan menjadi trend dewasa ini.</p>
<p>Bagi anda yang berada dalam kondisi putus asa karena masalah keluarga, tentu terlintas pemikiran untuk segera mengakhiri hubungan perkawinan. Atau bagi anda yang saat ini rukun-rukun saja, janganlah anda pandang sebelah mata masalah ini, karena suatu saat anda akan mengalami godaan yang hebat untuk menempuhnya.</p>
<p>Dibawah ini terdapat sedikit solusi untuk menghindar diri dari keputusan yang saya anggap bukanlah tindakan bijaksana ini.<span id="more-351"></span></p>
<ol>
<li>Yang pertama yang harus anda pikirkan adalah, pernikahan bukanlah hubungan pacaran biasa, yang dapat seenaknya bubar kapan saja, dan mencari pengganti baru dalam sekejab. Pekawinan adalah ikatan yang diridohi oleh Tuhan yang Maha Kuasa, bukan dipersatukan hanya oleh manusia. Apabila perkawinan disamakan dengan suasana dan pengalaman pacaran anda dahulu,  jauhkan pemikiran itu, apalagi selalu menoleh ke belakang tentang mantan-mantan ada, atau menoleh ke depan dengan menilai sesorang untuk dibandingkan dengan pasangan anda.</li>
<li>Sadarlah bahwa memulai hubungan yang baru bukanlah hal yang mudah, apalagi hubungan ke jenjang yang lebih serius, Banyak orang beranggapan akan mendapatkan calon pengganti yang jauh melebihi pasangannya  yang sekarang. Tidaklah semudah itu. Perjuangan membina suatu hubungan yang telah berjalan selama bertahun-tahun adalah usaha yang luar biasa yang telah  anda tempuh bersama pasangan anda.  Badai hujan, kesakitan, kekecewaan, keputusasaan, kebahagian selalu datang silih berganti. Inilah ujian didalam membina hubungan yang serius. Inilah semua  bumbu-bumbu suatu pekawinan, sebuah ujian untuk hubungan yang lebih kekal. Cinta tidak selamanya diartikan hanya mengalami perasaan indah dan bahagia terus menerus, namun lebih dari itu, cinta yang murni dan kokoh akan kita peroleh apabil dihadapkan dengan bebagai persoalan hidup.Dengan menghayal bahwa orang lian akan lebih baik dari pasangan anda, jangan terburu-buru untuk memputuskan. Hilangkan pikiran-pikiran sesat ini apabila anda berselisih paham denganya.</li>
<li>Semua manusia melakukan kesalahan, bahkan kesalahan yang menurut pribadi kita sangat fatal dan mengancam keretakan hubungan rumah tanggah. Kesalahan yang dilakukan pasangan kita, tidak perlu dianggap sebagai sesutau yang final yang mengindikasi ketidak cocokan yangh tidak temaafkan. Apabila satu dengan lainnya melakukan kesalahan, pahami terlebih dahulu kenapa masalah itu terjadi, dan berusaha untuk mengertinya. Disitu ada akan mendapat banyak pemikiran untuk mendapat jalan keluar, yang paling utama maafkanlah dia terlebih dahulu, karena dengan kasih anda dapat mengatasi pasangan kitauntuk mengulangi kesalahan yang sama. Apabila kesalahan tersebut terjadi karena bukan faktor pasangan kita, karena terpaksa atau dorong keadaan. Berusaha untuk  berbicara dengannyadan  mencari jalan keluar yang terbaik. Apabila dia mulai menunjukan perubahan, support dirinya semaksimal mungkin, jangan mengungkit-ungkit lagi kesalahan pernah terjadi. berikan kepercayaan penuh padanya.</li>
<li>Kadang kala anda perlu menenangkan pikiran, dan juga membiarkan pasangan anda merenungkan masalahnya. Hal ini juga diperlukan. namun jangan membuat kondisi ini menjadi biasa, dan berlangsung dalam waktu yang lama. Karena banyak sekali peluang  godaan akan merusakan perasaan anda satu sama lain. Menenangkan diri perlu sekali, agar satu sama lain dapat berpikir secara jernih. Namun walaupun demikian, masing-asing tetap menunaikan kewajibannya seperti biasanya, mengurusi anak-anak, mencari nafkah, memenuhi  kebutuhan keluarga lain. Tanggung jawab suami dan istri didala  rutinitas keluarga harus dipertahakan seperti biasanya.</li>
<li>Anda perlu bercerita &#8220;curhat&#8221;, agar anda tidak bermain-main dengan pikiran anda sendiri.  Namun jangan membawa orang ketiga yang tidak dapat anda harapkan sebagai orang yang yang tidak tepat dan tidak dapat dipercaya. kalaupun ada, carilah teman yang dapat dipercaya atau bahkan keluarga terdekat atau bahkan konsultan perkawinan ada. Ingat bahwa mereka adalah orang lain yanmg belum tentu mehami apa yang tertanam di dalam hati dan perasaan anda berdua. Anggapplah masukan -masukan itu sebagai bahan pertimbangan anda untuk tetap bertahan, apalbila ada nasehat yang terlalu &#8220;miring&#8221; hindari, ambilah sisi positip bahwa anda ingin bertahan dengannya. Suatu nasehat yang bijak, janganlah seorang istri bercerita telalu lebih dengan mantan pacarnya atau seseorang yang &#8220;mungkin&#8221; memiliki perasaan dengan anda. Begitu sebaliknya wanita. Jangan menjadi tergantung dengan mereka. Ceritakaln seperlunya yang ada ingin ceritakan.</li>
<li>Keterbukaan adalah salah satu solusi yang terbaik, Carilah waktu yang terbaik untuk dapat berbicara denganya secara empat mata, carilah suasana yang tepat. Anda pasti akan bisa melihat suasana yang tepat itu. Bukalah suatu pembicaraan dengan sopan dan hindari amarah (walaupun anda sendiri telah memendamnya).  Katkan sejujurnya tentang perasaan anda kepadanya. Dan galilah persoalan-persoalan yang dapat diselesaikan bersama. Tidak harus ada yang menang dan kalah dalam hal ini. Pada awalnya fokuskan kepentingan yang lebih ebsar dari anda berdua, misalnya anak, norma yang ebrlaku di masyarakat, atau keluarga besar anda berdua. Walaupun faktor ini tidak berperan langsung pada perasaan anda berdua, tetapi sangat mebantu untuk mencari jalan keluar yang baik diantara anda berdua.</li>
<li>Jangan ada yang menyerah, akalu anda merasa pasangan anda telah meyerah tentang hubungan kalian. Anda jangan ikutan untuk menyerah, tetap berjuang untuk mempertahankan hubugan rumah tangga yang telah kalian lakukan. Tetaplah berjuang terus, Tuhan tidak buta untuk turun tangan mebantu kemelut yang terjadi dialam rumah tangga anda. Senantiasa berserah dan memohon pertologannya</li>
</ol>

<div class="sociable">
<div class="sociable_tagline">
<strong>Share and Enjoy:</strong>
</div>
<ul>
	<li class="sociablefirst"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F11%2Fstop-your-divorce-and-save-your-marriage%2F&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F11%2Fstop-your-divorce-and-save-your-marriage%2F&amp;title=Stop%20Your%20Divorce%20and%20Save%20Your%20Marriage&amp;bodytext=Saat%20ini%20perceraian%20bukan%20lagi%20dianggap%20sebagai%20hal%20yang%20tabu%20bagi%20adad%20ketimuran.%20Peceraian%20dijadikan%20%20senjata%20pamungkas%20bagi%20%20suami%20maupun%20%20istri.%20Hubungan%20perkawinan%20tidak%20lagi%20dianggap%20sakral%20bagi%20orang%20Indonesia.%20Perkawinan%20bukanlah%20komitment%20se" title="Digg"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F11%2Fstop-your-divorce-and-save-your-marriage%2F" title="Sphinn"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F11%2Fstop-your-divorce-and-save-your-marriage%2F&amp;title=Stop%20Your%20Divorce%20and%20Save%20Your%20Marriage&amp;notes=Saat%20ini%20perceraian%20bukan%20lagi%20dianggap%20sebagai%20hal%20yang%20tabu%20bagi%20adad%20ketimuran.%20Peceraian%20dijadikan%20%20senjata%20pamungkas%20bagi%20%20suami%20maupun%20%20istri.%20Hubungan%20perkawinan%20tidak%20lagi%20dianggap%20sakral%20bagi%20orang%20Indonesia.%20Perkawinan%20bukanlah%20komitment%20se" title="del.icio.us"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F11%2Fstop-your-divorce-and-save-your-marriage%2F&amp;t=Stop%20Your%20Divorce%20and%20Save%20Your%20Marriage" title="Facebook"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F11%2Fstop-your-divorce-and-save-your-marriage%2F&amp;title=Stop%20Your%20Divorce%20and%20Save%20Your%20Marriage" title="Mixx"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F11%2Fstop-your-divorce-and-save-your-marriage%2F&amp;title=Stop%20Your%20Divorce%20and%20Save%20Your%20Marriage&amp;annotation=Saat%20ini%20perceraian%20bukan%20lagi%20dianggap%20sebagai%20hal%20yang%20tabu%20bagi%20adad%20ketimuran.%20Peceraian%20dijadikan%20%20senjata%20pamungkas%20bagi%20%20suami%20maupun%20%20istri.%20Hubungan%20perkawinan%20tidak%20lagi%20dianggap%20sakral%20bagi%20orang%20Indonesia.%20Perkawinan%20bukanlah%20komitment%20se" title="Google Bookmarks"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a  target="_blank" href="http://blogplay.com" title="Blogplay"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/blogplay.png" title="Blogplay" alt="Blogplay" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F11%2Fstop-your-divorce-and-save-your-marriage%2F&amp;t=Stop%20Your%20Divorce%20and%20Save%20Your%20Marriage" title="MySpace"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F11%2Fstop-your-divorce-and-save-your-marriage%2F&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li class="sociablelast"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F11%2Fstop-your-divorce-and-save-your-marriage%2F&amp;title=Stop%20Your%20Divorce%20and%20Save%20Your%20Marriage" title="StumbleUpon"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a></li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.duobebek.com/2009/11/stop-your-divorce-and-save-your-marriage/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Are you really ready to get married?</title>
		<link>http://blog.duobebek.com/2009/10/are-you-really-ready-to-get-married/</link>
		<comments>http://blog.duobebek.com/2009/10/are-you-really-ready-to-get-married/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 01:17:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[commitment]]></category>
		<category><![CDATA[kekasih]]></category>
		<category><![CDATA[married]]></category>
		<category><![CDATA[marry]]></category>
		<category><![CDATA[menikah]]></category>
		<category><![CDATA[Pasangan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[pria]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritakasih.wordpress.com/?p=218</guid>
		<description><![CDATA[
Banyak wanita yang terburu-buru untuk memutuskan menikah, hanya bermodalkan cinta dan emosi. Pada suatu saat mereka mengalami permasalahan serius didalam berumah tangga.  Dan ternyata mereka tidak siap dan terpaksa mengakhiri hubungannya dengan sebuah perceraian. Dibawah ini terdapat beberapa langlah untuk membantu anda menilai apakah anda sudah siap untuk menikah.
Langkah 1
Anda harus menyadari diri anda sendiri, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste">
<p><img class="alignleft size-full wp-image-333" title="married" src="http://blog.duobebek.com/wp-content/uploads/2009/10/married.jpg" alt="married" width="281" height="126" />Banyak wanita yang terburu-buru untuk memutuskan menikah, hanya bermodalkan cinta dan emosi. Pada suatu saat mereka mengalami permasalahan serius didalam berumah tangga.  Dan ternyata mereka tidak siap dan terpaksa mengakhiri hubungannya dengan sebuah perceraian. Dibawah ini terdapat beberapa langlah untuk membantu anda menilai apakah anda sudah siap untuk menikah.</div>
<div><strong>Langkah 1</strong></div>
<div id="_mcePaste">Anda harus menyadari diri anda sendiri, apakah anda sudah cukup umur dan mampu berumah tangga, memikul tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga, melahirkan dan merawat suami dan anak-anak anda selama mungkin ? Kadang cinta membuat seseorang buta untuk menilai kesiapan dirinya menghadapi tanggung jawab yang lebih besar yang harus dia hadapi apabila membina hubungan yang lebih serius. Ada berbagai anggapan, bahwa yang penting menikah dahulu, mengenai tanggung jawab dan keahlian didalam berumah tangga akan terjadi dengan sendirinya. Tidak ada salahnya anda berpikir seperti ini, namun sebaiknya anda menyiapkan diri anda, menilai diri anda apakah anda telah siap dalam hubungan yang lebih serius atau tidak. Apabila tidak, jangan biarkan pergaulan anda terlalu terbuka dengan pria anda.<span id="more-218"></span></div>
<div id="_mcePaste"><strong>Langkah 2</strong></div>
<div id="_mcePaste">Mengevaluasi kembali situasi anda apabila anda ingin berada dalam hubungan serius. Apabila anda tidak mendapatkan jawaban, maka jangan pernah menyesal bahwa  suatu saat walau anda tidak ingin meninggalkannya, tapi dia akan meninggalkan anda. Jika dia mencintaimu, enam atau sembilan bulan sudah cukup untuk membuat keputusan. Beberapa laki-laki terlalu egois untuk membiarkan anda pergi, dan tidak membiarkan anda mencari lelaki lain, walau sebenarnya mereka tidak mencintai anda. Bisa jadi anda  akan tetap berada pada bangku cadangan, sambil menunggu saat yang tepat untuk mereka mendapatkan yang mereka inginkan. Perempuan cenderung untuk membuang waktu dalam hubungan yang tidak memiliki masa depan, mereka memusatkan perhatian pada orang-orang dan tidak mau melepaskannya. Alasannya adalah bahwa mereka menginvestasikan terlalu banyak waktu dalam hubungan itu. Tanyakan kepada diri Anda beberapa pertanyaan. Apakah Anda bahagia dalam hubungan itu? Apakah Anda melihat masa depan dengan dia? Banyak kesalahan terjadi, terlalu lamanya hubungan pacaran yang menyebabkan sang pria dan wanita menerima kenyataan pahit saat mereka dihadapkan pada satu plihan untuk berumah tangga. Terlebih kenyataan ini yang dirugikan justeru wanita.</div>
<div><strong>Langkah 3</strong></div>
<div id="_mcePaste">Beberapa laki-laki mencari wanita yang lebih muda. Mereka berpikir, perempuan muda lebih segar. Namun kemudian mereka menyadari bahwa mereka tidak memiliki terlalu banyak kesamaan dengan wanita yang lebih muda. Mereka terlalu tua untuk pergi ke bar atau merasa nyaman ketika mereka pergi keluar.</div>
<div id="_mcePaste">Tentu saja, untuk mencari hubungan yang lebih serius tidak akan anda dapatkan pada pria yang hanya ingin bermain-main dengan perempuan yang lebih muda. Kalau hal ini terlihat jelas, langkah yang terbaik adalah tinggalkan dirinya dan temukan orang lain, atau jika kecuali anda sendiri juga ingin bersenang-senang. Sebaliknya apabila anda mempunyai hubungan dengan lelaki yang lebih muda, anda juga akan menghadapi masalah yang sama.</div>
<div><strong>Langkah 5</strong></div>
<div id="_mcePaste">Bukan hanya persoalan usia yang harus anda lihat, perbedaan-perbedaan lain yang terlalu mendasar harus anda nilai apalah akan menjadi batu sandungan suatu saat apabila hubungan kalian berlanjut dalam suatu perkawinan. Tidak pasangan yang berpisah karena tidak menyadari perbedaan-perebedaan yang mendasar dan telah ada diawal mereka membina hubungan pertama kalinya. Katakan saja soal agama. Sadarilah saat ini apakah perbedaan-perbedaan tersebut dapat kalian terima dan atasi selamanaya. Teelebih lagi nanti dalam persoalan mendidik anak-anak anda.</div>
<div id="_mcePaste"><strong>Langkah 6</strong></div>
<div id="_mcePaste">Materi memang bukan satu-satunya jawaban dalam hubungan jangka panjang, namum materi sangat perlu untuk menghidupi rumah tangga dalam jangka waktu panjang, bagaimana anda berhubungan dengan seorang pria yang malas dan tidak mempunyai semangat untuk berusaha. Walaupun saat ini dia dapat bergaya dengan kekayaan yang diberikan oleh orang tuanya. Namun jangan anda menilai bahwa kekayaan tersebut akan dia bawa terus didalam hubungan perkawinan. Karena tidak ada jaminan bahwa seorang anak yang kaya raya akan mampu survive didalam membiayai rumah tangga. Begitupula dengan anda sendiri, apakah anda harus terus bergantung pada suami anda kelak ? Anda harus memiliki pekerjaan tetap yang membuat anda mandiri. Namun jangan pernah berpikir seolah-olah anda dapat berperan sebagai kepala rumah tangga yang mencari nafkah untuk keluarga. Anda berdua harus siap dalam hal ini.</div>

<div class="sociable">
<div class="sociable_tagline">
<strong>Share and Enjoy:</strong>
</div>
<ul>
	<li class="sociablefirst"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fare-you-really-ready-to-get-married%2F&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fare-you-really-ready-to-get-married%2F&amp;title=Are%20you%20really%20ready%20to%20get%20married%3F&amp;bodytext=%0D%0A%0D%0ABanyak%20wanita%20yang%20terburu-buru%20untuk%20memutuskan%20menikah%2C%20hanya%20bermodalkan%20cinta%20dan%20emosi.%20Pada%20suatu%20saat%20mereka%20mengalami%20permasalahan%20serius%20didalam%20berumah%20tangga.%20%C2%A0Dan%20ternyata%20mereka%20tidak%20siap%20dan%20terpaksa%20mengakhiri%20hubungannya%20dengan%20" title="Digg"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fare-you-really-ready-to-get-married%2F" title="Sphinn"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fare-you-really-ready-to-get-married%2F&amp;title=Are%20you%20really%20ready%20to%20get%20married%3F&amp;notes=%0D%0A%0D%0ABanyak%20wanita%20yang%20terburu-buru%20untuk%20memutuskan%20menikah%2C%20hanya%20bermodalkan%20cinta%20dan%20emosi.%20Pada%20suatu%20saat%20mereka%20mengalami%20permasalahan%20serius%20didalam%20berumah%20tangga.%20%C2%A0Dan%20ternyata%20mereka%20tidak%20siap%20dan%20terpaksa%20mengakhiri%20hubungannya%20dengan%20" title="del.icio.us"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fare-you-really-ready-to-get-married%2F&amp;t=Are%20you%20really%20ready%20to%20get%20married%3F" title="Facebook"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fare-you-really-ready-to-get-married%2F&amp;title=Are%20you%20really%20ready%20to%20get%20married%3F" title="Mixx"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fare-you-really-ready-to-get-married%2F&amp;title=Are%20you%20really%20ready%20to%20get%20married%3F&amp;annotation=%0D%0A%0D%0ABanyak%20wanita%20yang%20terburu-buru%20untuk%20memutuskan%20menikah%2C%20hanya%20bermodalkan%20cinta%20dan%20emosi.%20Pada%20suatu%20saat%20mereka%20mengalami%20permasalahan%20serius%20didalam%20berumah%20tangga.%20%C2%A0Dan%20ternyata%20mereka%20tidak%20siap%20dan%20terpaksa%20mengakhiri%20hubungannya%20dengan%20" title="Google Bookmarks"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a  target="_blank" href="http://blogplay.com" title="Blogplay"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/blogplay.png" title="Blogplay" alt="Blogplay" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fare-you-really-ready-to-get-married%2F&amp;t=Are%20you%20really%20ready%20to%20get%20married%3F" title="MySpace"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fare-you-really-ready-to-get-married%2F&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li class="sociablelast"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fare-you-really-ready-to-get-married%2F&amp;title=Are%20you%20really%20ready%20to%20get%20married%3F" title="StumbleUpon"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a></li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.duobebek.com/2009/10/are-you-really-ready-to-get-married/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How to Win Your Husband Back From An Affair</title>
		<link>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-win-your-husband-back-from-an-affair/</link>
		<comments>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-win-your-husband-back-from-an-affair/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 23:15:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[affair]]></category>
		<category><![CDATA[husband]]></category>
		<category><![CDATA[isteri]]></category>
		<category><![CDATA[kawin]]></category>
		<category><![CDATA[perkawinan]]></category>
		<category><![CDATA[selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[suami]]></category>
		<category><![CDATA[wife]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritakasih.wordpress.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[Sangat sulit menerima kenyataan apabila pasangan kita melalukan perselingkuhan, kadang amarah berujung pada keretakan rumah tangga. Tentu setiap wanita tidak ingin diperlakukan seperti ini, namun apakah kehancuran rumah tangga akan dibiarkan begitu saja, tanpa ada usaha dari seorang isteri ? Apalagi perkawinan anda telah membuahkan anak. Dibawah ini ada beberapa langkah atau cara untuk memenangkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_309" class="wp-caption alignleft" style="width: 107px"><img class="size-full wp-image-309" title="aFFAIR" src="http://blog.duobebek.com/wp-content/uploads/2009/11/aFFAIR.jpeg" alt="Affair" width="97" height="130" /><p class="wp-caption-text">Affair</p></div>
<p>Sangat sulit menerima kenyataan apabila pasangan kita melalukan perselingkuhan, kadang amarah berujung pada keretakan rumah tangga. Tentu setiap wanita tidak ingin diperlakukan seperti ini, namun apakah kehancuran rumah tangga akan dibiarkan begitu saja, tanpa ada usaha dari seorang isteri ? Apalagi perkawinan anda telah membuahkan anak. Dibawah ini ada beberapa langkah atau cara untuk memenangkan suami anda kembali setelah peristiwa perselingkuhannya.</p>
<ol>
<li>Anda harus menyadari bahwa memulai suatu hubungan baru memerlukan waktu yang cukup dan belum tentu berhasil dari sebelumnya, Oleh karena itu perceraian bukanlah cara yang terbaik untuk membalas perbuatan suami anda.</li>
<li>Anda perlu menilai apakah perselingkuhan yang dilakukan oleh suami anda atas dasar apa, kesenangan semata, keseriusan, jebakan atau alasan lain. Kalau hal tersebut terjadi karena alasan diluar masalah rumah tangga anda,  dapat anda simpulkan bahwa apa yang dilakukan suami anda adalah karena  faktor lingkungan, dan kesenangan semata. Jangan buru-buru untuk mengambil sikap untuk berpisah. Anda harus merebut perhatiannya kembali.<span id="more-211"></span></li>
<li>Apabila suami anda berada di rumah, jangan menghindarinya, tunjukan sikap dan pelayanan yang baik sebagai seorang isteri atau ibu rumah tangga. Apabila anda menanamkan amarah yang begitu dalam dan lama, maka akan berpengaruh pada pola dan tingkah laku anda didalam rumah tangga yang membuat dia semakin tidak nyaman. Langkah ini bukan berarti anda mengalah padanya, namun inilah cara untuk perlahan-lahan mencari jalan keluar bersamanya.</li>
<li>Cari perhatiannya dan waktu yang tepat untuk memulai percakapan tentang hal ini, jangan dengan tuduhan dan amarah. karena dia akan mengelak dan pertengkaran hebat akan terjadi. Apalagi anda memiliki bukti yang tidak cukup, akan membuat dia menyerang anda balik. Tanyakan padanya apa yang dia inginkan dari anda untuk bisa membuat dia merasa nyaman di rumah, sesudah itu baru  andadapat  bertanya tentang kebenaran atau alasan dia berbuat seperti itu kepada anda.  Dengan berbicara seperti ini, anda akan mengerti secara jelas tindakan yang anda harus lakukan kemudian.</li>
<li>Dari hasil pembicaraan bersama dia, dapat anda simpulkan berat ringan masalah yang sedang anda hadapi. Apakah perselingkuhan tersebut menyebabkan dia terikat dengan perempuan lain, atau timbul suatu kewajiban hukum padanya untuk bertanggung jawab terhadap perempuan tersebut. Apabila ada indikasi tersebut, suami anda kemungkinan mengalami kesulitan didalam mencari jalan keluar.  Jangan cepat menyerah, konsultasikan dengan teman anda yang mengerti tentang masalah hukum agar anda dapat membantu suami anda.</li>
<li>Jangan biarkan suami anda tenggalam dalam rasa bersah, apabila dia telah menyampaikan rasa maaf kepada anda. Terima tanpa syarat. Jangan membuat syarat-syarat tambahan apalagi ancaman. Berilah kesempatan untuk kalian dapat memperbaiki hubungan rumah tangga secara baik.</li>
<li>Apabila suami anda telah menyadari apa yang dia lakukan, dan ingin kembali hidup normal bersama anda. Jangan merasa canggung untuk meningkatkan keharmonisan diantara anda berdua. Carilah waktu yang cukup untuk berlibur atau jalan-jalan,  nikmati  waktu anda bersama dia, tanpa gangguan dan kesibukan sehari-hari.</li>
<li>Bawahlah dia dalam acara-acara keluarga, bersama keluarga anda, atau keluarga dia, dan yang paling penting acara bersama anak-anak setiap akhir pekan.</li>
<li>Tetap berusaha untuk meyesuaikan diri dengan apa yang dia inginkan, dewasa ini banyak isteri yang keasikan bersama anak-anak mereka atau pekerjaan dan lingkungan sosialnya tanpa menyadari bahwa suami anda merindukan perhatian yang cukup dari anda.</li>
<li>Apabila terjadi sedikit perselisihan biasa dalam rumah tangga, jangan mengungkit-ungkut kejadian yang pernah terjadi. Anda harus menunjukan bahwa anda telah menerima rasa maafnya dan menerima usaha dia untuk berusaha untuk berubah.</li>
<li>Ciptakan waktu dan suasana yang tepat setiap hari untuk berbicara tentang aktivitas kalian setiap hari. Dengan begitu anda akan sama-sama merasa dekat dan perduli satu dengan lainnya.  Apabila ada permasalahan rumah tangga, masalah anak-anak, masalah pembiayaan rumah tangga, kemukakan dengan baik dan sopan tanpa harus memaksakan kehendak sendiri. Biasakan untuk memecahkan permaslahan rumah tangga bersama-sama.</li>
</ol>

<div class="sociable">
<div class="sociable_tagline">
<strong>Share and Enjoy:</strong>
</div>
<ul>
	<li class="sociablefirst"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-win-your-husband-back-from-an-affair%2F&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-win-your-husband-back-from-an-affair%2F&amp;title=How%20to%20Win%20Your%20Husband%20Back%20From%20An%20Affair&amp;bodytext=%0A%0D%0ASangat%20sulit%20menerima%20kenyataan%20apabila%20pasangan%20kita%20melalukan%20perselingkuhan%2C%20kadang%20amarah%20berujung%20pada%20keretakan%20rumah%20tangga.%20Tentu%20setiap%20wanita%20tidak%20ingin%20diperlakukan%20seperti%20ini%2C%20namun%20apakah%20kehancuran%20rumah%20tangga%20akan%20dibiarkan%20begit" title="Digg"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-win-your-husband-back-from-an-affair%2F" title="Sphinn"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-win-your-husband-back-from-an-affair%2F&amp;title=How%20to%20Win%20Your%20Husband%20Back%20From%20An%20Affair&amp;notes=%0A%0D%0ASangat%20sulit%20menerima%20kenyataan%20apabila%20pasangan%20kita%20melalukan%20perselingkuhan%2C%20kadang%20amarah%20berujung%20pada%20keretakan%20rumah%20tangga.%20Tentu%20setiap%20wanita%20tidak%20ingin%20diperlakukan%20seperti%20ini%2C%20namun%20apakah%20kehancuran%20rumah%20tangga%20akan%20dibiarkan%20begit" title="del.icio.us"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-win-your-husband-back-from-an-affair%2F&amp;t=How%20to%20Win%20Your%20Husband%20Back%20From%20An%20Affair" title="Facebook"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-win-your-husband-back-from-an-affair%2F&amp;title=How%20to%20Win%20Your%20Husband%20Back%20From%20An%20Affair" title="Mixx"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-win-your-husband-back-from-an-affair%2F&amp;title=How%20to%20Win%20Your%20Husband%20Back%20From%20An%20Affair&amp;annotation=%0A%0D%0ASangat%20sulit%20menerima%20kenyataan%20apabila%20pasangan%20kita%20melalukan%20perselingkuhan%2C%20kadang%20amarah%20berujung%20pada%20keretakan%20rumah%20tangga.%20Tentu%20setiap%20wanita%20tidak%20ingin%20diperlakukan%20seperti%20ini%2C%20namun%20apakah%20kehancuran%20rumah%20tangga%20akan%20dibiarkan%20begit" title="Google Bookmarks"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a  target="_blank" href="http://blogplay.com" title="Blogplay"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/blogplay.png" title="Blogplay" alt="Blogplay" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-win-your-husband-back-from-an-affair%2F&amp;t=How%20to%20Win%20Your%20Husband%20Back%20From%20An%20Affair" title="MySpace"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-win-your-husband-back-from-an-affair%2F&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li class="sociablelast"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-win-your-husband-back-from-an-affair%2F&amp;title=How%20to%20Win%20Your%20Husband%20Back%20From%20An%20Affair" title="StumbleUpon"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a></li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-win-your-husband-back-from-an-affair/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Types of Women who Have Bad Behavior</title>
		<link>http://blog.duobebek.com/2009/10/types-of-women-who-have-bad-behavior/</link>
		<comments>http://blog.duobebek.com/2009/10/types-of-women-who-have-bad-behavior/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 18:58:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[bad]]></category>
		<category><![CDATA[bad behavior]]></category>
		<category><![CDATA[bad women]]></category>
		<category><![CDATA[behavior]]></category>
		<category><![CDATA[jelek]]></category>
		<category><![CDATA[woman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritakasih.wordpress.com/?p=198</guid>
		<description><![CDATA[
Emansipasi wanita terus dibicarkan oleh wanita dewasa ini, kadang terlihat sangat berlebihan. Pria dianggap saingan terberat dan harus dimenangkan. Pikiran-pikiran seperti ini kerap ada didalam pikiran perempuan dewasa ini. Yang tanpa sadar mereka telah menunjukan sifat buruk mereka di depan pria. dibawah ini terdapat beberapa sifat wanita yang tidak disukai wanita


Wanita  Diktator. Karena merasa status [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste">
<p><img class="alignleft size-full wp-image-330" title="bed" src="http://blog.duobebek.com/wp-content/uploads/2009/10/bed1.jpg" alt="bed" width="281" height="126" />Emansipasi wanita terus dibicarkan oleh wanita dewasa ini, kadang terlihat sangat berlebihan. Pria dianggap saingan terberat dan harus dimenangkan. Pikiran-pikiran seperti ini kerap ada didalam pikiran perempuan dewasa ini. Yang tanpa sadar mereka telah menunjukan sifat buruk mereka di depan pria. dibawah ini terdapat beberapa sifat wanita yang tidak disukai wanita</div>
<div id="_mcePaste">
<ol>
<li><strong>Wanita  Diktator</strong>. Karena merasa status sosial atau kekayaanya (pendapatannya) melebihi pria, wanita-wanita ini berlagak seperti tuan bagi pria dan berusaha menguasai mereka karena perbedaan tersebut. mereka cenderung sombong. Mereka tidak sadar bahwa pria adalah partner mereka di dalam hidup. Kadang kaum pria yang membutuhkan kekuasaan atau harta pada awalnya akan mendekati wanita dengan sifat ini, dan mematuhinya dalam janga waktu tertentu, bukan selamanya.  Namun selanjutnya setelah mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan, dengan tanpa ragu mereka akan berpaling atau bahkan meninggalkan wanita seperti ini.<span id="more-198"></span></li>
<li><strong>Wanita Pemalas.</strong> Wanita memang seperti putri yang harus dimanjakan oleh kaum pria. Namun tentu saja ada batas-batas kewajarannya. Wanita yang cenderung tidak dapat berbuat apa-apa tanpa bantuan pria, adalah tipe khusus bagi mereka yang dirinya cantik atau dengan latar belakang keluarga berada. Mereka ingin terus dimanja pria tanpa menghiraukan apapun keadaan pria tersebut. Bahkan ada wanita yang malas untuk membeli pembalutnya, dia harus memerintahkan pria untuk membeli. Atau ada juga wanita yang tidak mau mengurusi rumah tangga karena alasan tidak mengerti pekerjaan rumah atau dapat merusak kecantikannya. Wanita seperi ini lambat laun akan ditinggalkan pria.</li>
<li><strong>Wanita bodoh</strong>. Bodoh bukan dalam hal tingkat pendidikan, namun bodoh didalam mengurusi rumah tangga. Atau bodoh didalam pergaulan sosial. Wanita seperti ini akan sulit menempatkan diri dimana mereka berada. Sebagai ibu rumah tangga, mereka tidak mengerti bahkan tidak mau untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga. Wanita seperti ini cenderung membuat kesalahan yang sama dan menyebabkan pria selalu tersinggung dan marah. Wanita seperti ini cenderung tidak percaya diri.</li>
<li><strong>Wanita pembohong.</strong> Pembohong bukan saja berarti berbicara tidak jujur, tapi dalam tingkah lakunya selalu menutup-nutupi apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya. Dia dapat berlaku manis pada saat dia membutuhkan sesuatu, namun akan bertingkah sebaliknya apabila keinginannya telah terpenuhi. Wanita seperti ini juga biasanya cenderung untuk selingkuh. Lambat laun pria akan mengetahui jati diri sebenarnya wanita seperti ini, dan yang pasti pria tersebut akan berlalu darinya.</li>
<li><strong>Wanita munafik</strong>. Banyak wanita yang berlagak manis, sopan dan sok beragama. Biasanya suka menasehati, dan berperilaku lain dari apa yang dia omongkan. Wanita seperti ini tidak disukai pria, namun banyak pria yang terjebak dan masuk perangkap mereka. Namun keadaan ini tidak akan bertahan lama, karena pria akan segera berpaling dan meninggalkan mereka</li>
<li><strong>Wanita terlalu manterialistis.</strong> Siapa yang tidak butuh kekayaan, semua orang pasti menginginkannya. Tetapi wanita saat ini, cenderung menilai pria dari kekayaanya. Padahal yang namanya rezeki itu berasal dari Tuhan, walau diawal pria tidak dapat menunjukan kekayaanya, namun ia memiliki bakat untuk mejadi kaya. Minimal pria mempunyai rasa tanggung jawab, namun wanita merasa tidak cukup hanya soal tanggung jawab. Padahal tanggung jawab telah meliputi memberikan rasa aman dan hidup yang cukup bagi pasangannya bahkan keluarganya. Lelaki mana yang tahan bersama wanita yang setiap harinya hanya menuntut uang dan uang.</li>
<li><strong>Wanita yang suka Cemburu (pecemburu)</strong>. Jenis wanita ini cenderung suka marah. Entah bagaimana mereka mengekspresikannya, ada yang hanya diam dan ada juga yang suka meledak-ledak amarahnya. Setiap ruang gerak pria selalu ditanyakan bahkan ditelusuri, semuanya mereka ingin tahu. Padahal dunia lelaki tidak dapat dibatasi, karena untuk mencari nafkah mereka membutuhkan banyak relasi yang didalamnya tentu ada wanita-wanita yang mungkin secara fisik melebihi pasangannya. Wanita seperti ini tidak akan lama bertahan dengan pria.</li>
<li><strong>Wanita jorok</strong>. Jorok dalam pengertian bukan saja perawatan tubuh, namun menjaga kebersihan dimana dia beraktivitas. Entah itu di rumah atau dikantor, cara makan atau berperilaku lainnya. Tipe wanita ini tidak akan bertahan dengan pria yang mementingkan kesehatan dan pria senang bergaul dengan banyak orang. Ada juga pria yang membiarkan keadaan ini tetap berlangsung, karena sang pria mempunyai pembawaan sifat yang sama. namun lambat laun apabila sang pria mendapat pembanding yang lain. Dia akan berpaling dan meninggalkan wanita jenis ini.</li>
</ol>
</div>

<div class="sociable">
<div class="sociable_tagline">
<strong>Share and Enjoy:</strong>
</div>
<ul>
	<li class="sociablefirst"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Ftypes-of-women-who-have-bad-behavior%2F&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Ftypes-of-women-who-have-bad-behavior%2F&amp;title=Types%20of%20Women%20who%20Have%20Bad%20Behavior&amp;bodytext=%0D%0A%0D%0AEmansipasi%20wanita%20terus%20dibicarkan%20oleh%20wanita%20dewasa%20ini%2C%20kadang%20terlihat%20sangat%20berlebihan.%20Pria%20dianggap%20saingan%20terberat%20dan%20harus%20dimenangkan.%20Pikiran-pikiran%20seperti%20ini%20kerap%20ada%20didalam%20pikiran%20perempuan%20dewasa%20ini.%20Yang%20tanpa%20sadar%20merek" title="Digg"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Ftypes-of-women-who-have-bad-behavior%2F" title="Sphinn"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Ftypes-of-women-who-have-bad-behavior%2F&amp;title=Types%20of%20Women%20who%20Have%20Bad%20Behavior&amp;notes=%0D%0A%0D%0AEmansipasi%20wanita%20terus%20dibicarkan%20oleh%20wanita%20dewasa%20ini%2C%20kadang%20terlihat%20sangat%20berlebihan.%20Pria%20dianggap%20saingan%20terberat%20dan%20harus%20dimenangkan.%20Pikiran-pikiran%20seperti%20ini%20kerap%20ada%20didalam%20pikiran%20perempuan%20dewasa%20ini.%20Yang%20tanpa%20sadar%20merek" title="del.icio.us"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Ftypes-of-women-who-have-bad-behavior%2F&amp;t=Types%20of%20Women%20who%20Have%20Bad%20Behavior" title="Facebook"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Ftypes-of-women-who-have-bad-behavior%2F&amp;title=Types%20of%20Women%20who%20Have%20Bad%20Behavior" title="Mixx"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Ftypes-of-women-who-have-bad-behavior%2F&amp;title=Types%20of%20Women%20who%20Have%20Bad%20Behavior&amp;annotation=%0D%0A%0D%0AEmansipasi%20wanita%20terus%20dibicarkan%20oleh%20wanita%20dewasa%20ini%2C%20kadang%20terlihat%20sangat%20berlebihan.%20Pria%20dianggap%20saingan%20terberat%20dan%20harus%20dimenangkan.%20Pikiran-pikiran%20seperti%20ini%20kerap%20ada%20didalam%20pikiran%20perempuan%20dewasa%20ini.%20Yang%20tanpa%20sadar%20merek" title="Google Bookmarks"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a  target="_blank" href="http://blogplay.com" title="Blogplay"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/blogplay.png" title="Blogplay" alt="Blogplay" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Ftypes-of-women-who-have-bad-behavior%2F&amp;t=Types%20of%20Women%20who%20Have%20Bad%20Behavior" title="MySpace"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Ftypes-of-women-who-have-bad-behavior%2F&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li class="sociablelast"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Ftypes-of-women-who-have-bad-behavior%2F&amp;title=Types%20of%20Women%20who%20Have%20Bad%20Behavior" title="StumbleUpon"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a></li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.duobebek.com/2009/10/types-of-women-who-have-bad-behavior/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How to Be a Wonderful Wife to Your Husband</title>
		<link>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-be-a-wonderful-wife-to-your-husband/</link>
		<comments>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-be-a-wonderful-wife-to-your-husband/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 17:17:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[bagaimana menjadi]]></category>
		<category><![CDATA[husband]]></category>
		<category><![CDATA[isteri]]></category>
		<category><![CDATA[menikah]]></category>
		<category><![CDATA[menjadi]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[wife]]></category>
		<category><![CDATA[wonderful]]></category>
		<category><![CDATA[wonderful wife]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritakasih.wordpress.com/?p=193</guid>
		<description><![CDATA[
Pada saat anda menikah, anda harus tahu bahwa setiap perkawinan tidaklah sempurna. Setiap orang pasti mempunyai masalah. Setiap orang mempunyai argumen. Artikel ini akan berbicara tentang cara-cara untuk menjadi istri yang luar biasa untuk suami anda. Anda mungkin akan dapat mempertahankan atau bahkan meningkatkan hubungan diantara kalian,  lebih bahagia dan lebih mencintai satu sama lain..
Langkah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste">
<div id="attachment_322" class="wp-caption alignleft" style="width: 103px"><img class="size-full wp-image-322" title="wife" src="http://blog.duobebek.com/wp-content/uploads/2009/11/wife.jpeg" alt="wife" width="93" height="123" /><p class="wp-caption-text">wife</p></div>
<p>Pada saat anda menikah, anda harus tahu bahwa setiap perkawinan tidaklah sempurna. Setiap orang pasti mempunyai masalah. Setiap orang mempunyai argumen. Artikel ini akan berbicara tentang cara-cara untuk menjadi istri yang luar biasa untuk suami anda. Anda mungkin akan dapat mempertahankan atau bahkan meningkatkan hubungan diantara kalian,  lebih bahagia dan lebih mencintai satu sama lain..</p></div>
<div>Langkah 1</div>
<div id="_mcePaste">Tanyakan padanya tentang hari ini. Pria senang ketika anda menunjukkan bahwa anda peduli tentang mereka. Ketika anda menanyakan bagaimana hari mereka (keandaan mereka), mereka akan mendapatkan kesempatan untuk berbicara tentang diri mereka dan bagaimana mereka melalui ahri-hari berat mereka. Tapi perlu anda catat bahwa anda tidak perlu bertanya, anda harus belajar menjadi pendengar yang baik.<span id="more-193"></span></div>
<div>Langkah 2</div>
<div id="_mcePaste">Setiah hari, lakukan apa saja untuk dirinya  untuk menunjukkan bahwa anda memikirkan tentang diri mereka setiap saat. Buatlah makanan malam kesukaan dia,  membuat kartu ucapan atau memberi hadiah, atau hanya menelepon dia di kantor untuk mengatakan anda mencintainya.</div>
<div>Langkah 3</div>
<div id="_mcePaste">Bersikap spontan dan tetap menyenangkan. Bertindak seperti pacarnya. setelah menikah, kita cenderung lebih memperhatikan pada anak-anak atau pekerjaan sehari-hari. Lakukanlah hal yang benar-benar menyenangkan dan sediakan waktu untuk bersama.</div>
<div>Langkah 4</div>
<div id="_mcePaste">Selalu membuat kejutan  dan menyimpan sedikit misteri tentang anda. Ya, ketika kita menikah, kita merasa nyaman ketika bersama-sama, tidak ada rasa canggung. Mungkin tidak ada lagi rasa malu dan rahasia tentang keberadaan diri kita masing-masing.Mungkin ketika anda atau dia mandi, pintu dibiarkan terbuka begitu saja  atau bahkan  tidak malu malu untuk membuang gas. Salah satu hal yang menarik laki-laki bagi laki-laki adalah mendatkan meisteri atau kejutan pertama kali tentang diri anda dan dimana kejadian itu terjadi. Hal ini akan menjadi ingatan dia selamanya, dan sulit untuk melakukannya kembali.</div>

<div class="sociable">
<div class="sociable_tagline">
<strong>Share and Enjoy:</strong>
</div>
<ul>
	<li class="sociablefirst"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-be-a-wonderful-wife-to-your-husband%2F&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-be-a-wonderful-wife-to-your-husband%2F&amp;title=How%20to%20Be%20a%20Wonderful%20Wife%20to%20Your%20Husband&amp;bodytext=%0D%0A%0D%0A%0D%0APada%20saat%20anda%20menikah%2C%20anda%20harus%20tahu%20bahwa%20setiap%20perkawinan%20tidaklah%20sempurna.%20Setiap%20orang%20pasti%20mempunyai%20masalah.%20Setiap%20orang%20mempunyai%20argumen.%20Artikel%20ini%20akan%20berbicara%20tentang%20cara-cara%20untuk%20menjadi%20istri%20yang%20luar%20biasa%20untuk%20suam" title="Digg"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-be-a-wonderful-wife-to-your-husband%2F" title="Sphinn"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-be-a-wonderful-wife-to-your-husband%2F&amp;title=How%20to%20Be%20a%20Wonderful%20Wife%20to%20Your%20Husband&amp;notes=%0D%0A%0D%0A%0D%0APada%20saat%20anda%20menikah%2C%20anda%20harus%20tahu%20bahwa%20setiap%20perkawinan%20tidaklah%20sempurna.%20Setiap%20orang%20pasti%20mempunyai%20masalah.%20Setiap%20orang%20mempunyai%20argumen.%20Artikel%20ini%20akan%20berbicara%20tentang%20cara-cara%20untuk%20menjadi%20istri%20yang%20luar%20biasa%20untuk%20suam" title="del.icio.us"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-be-a-wonderful-wife-to-your-husband%2F&amp;t=How%20to%20Be%20a%20Wonderful%20Wife%20to%20Your%20Husband" title="Facebook"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-be-a-wonderful-wife-to-your-husband%2F&amp;title=How%20to%20Be%20a%20Wonderful%20Wife%20to%20Your%20Husband" title="Mixx"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-be-a-wonderful-wife-to-your-husband%2F&amp;title=How%20to%20Be%20a%20Wonderful%20Wife%20to%20Your%20Husband&amp;annotation=%0D%0A%0D%0A%0D%0APada%20saat%20anda%20menikah%2C%20anda%20harus%20tahu%20bahwa%20setiap%20perkawinan%20tidaklah%20sempurna.%20Setiap%20orang%20pasti%20mempunyai%20masalah.%20Setiap%20orang%20mempunyai%20argumen.%20Artikel%20ini%20akan%20berbicara%20tentang%20cara-cara%20untuk%20menjadi%20istri%20yang%20luar%20biasa%20untuk%20suam" title="Google Bookmarks"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a  target="_blank" href="http://blogplay.com" title="Blogplay"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/blogplay.png" title="Blogplay" alt="Blogplay" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-be-a-wonderful-wife-to-your-husband%2F&amp;t=How%20to%20Be%20a%20Wonderful%20Wife%20to%20Your%20Husband" title="MySpace"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-be-a-wonderful-wife-to-your-husband%2F&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li class="sociablelast"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-be-a-wonderful-wife-to-your-husband%2F&amp;title=How%20to%20Be%20a%20Wonderful%20Wife%20to%20Your%20Husband" title="StumbleUpon"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a></li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-be-a-wonderful-wife-to-your-husband/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How to Get Your Ex Back &#8211; 10 Steps</title>
		<link>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-get-your-ex-back-10-steps/</link>
		<comments>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-get-your-ex-back-10-steps/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 18:52:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[break up]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[ex]]></category>
		<category><![CDATA[mantan]]></category>
		<category><![CDATA[putus]]></category>
		<category><![CDATA[putus cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Reconciliation]]></category>
		<category><![CDATA[rujuk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritakasih.wordpress.com/?p=188</guid>
		<description><![CDATA[
Artikel ini menguraikan saran tentang cara mendapatkan kembali mantan anda. Setelah melakuka 10 langkah di bawah ini anda dapat merasakan peningkatan secara dramatis peluang anda dalam memenangkan mantan anda kembali.
Langkah 1
Anda dapat menelepon mantan anda &#8211; tapi menggunakan dengan sopan dan bijaksana. Menelpon mantan anda sekali atau dua kali setiap dua minggu akan membuat anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-319" title="rconciliation" src="http://blog.duobebek.com/wp-content/uploads/2009/11/rconciliation.jpeg" alt="rconciliation" width="122" height="88" /></p>
<p>Artikel ini menguraikan saran tentang cara mendapatkan kembali mantan anda. Setelah melakuka 10 langkah di bawah ini anda dapat merasakan peningkatan secara dramatis peluang anda dalam memenangkan mantan anda kembali.</p>
<p><strong>Langkah 1</strong><br />
Anda dapat menelepon mantan anda &#8211; tapi menggunakan dengan sopan dan bijaksana. Menelpon mantan anda sekali atau dua kali setiap dua minggu akan membuat anda tetap dalam pikiran mereka. Jangan menelepon mereka 10 kali sehari untuk menjerit putus asa. Jangan lakukan itu! Anda harus menahan diri.</p>
<p><strong>Langkah 2</strong><br />
Mengirim email sesekali. Jangan membanjiri inbox mereka dengan puluhan email seminggu. Sebuah pesan sederhana yang menyatakan bagaimana kabarmu? atau apa yang kamu lakukan? cukup. Kemudian memberi mereka kesempatan untuk menanggapi. Sama seperti panggilan telepon &#8211; email berlebihan untuk melampiaskan putus asa.<span id="more-188"></span></p>
<p><strong>Langkah 3</strong><br />
Berpikirlah bijaksana jika berkencan dengan cowok/gadis-gadis lain. Jika Anda mencoba untuk mendapatkan kembali mantan Anda maka sekarang bukanlah waktu untuk bermain suatu permainan win or lost. Bagaimana anda dapat meyakinkan mantan bahwa anda sangat serius menginginkan mereka kembali jika anda terlalu menujukan diri anda berlebihan berhubungan dengan seseorang, entah itu pacar baru, sahabat atau teman anda yang kerap kali bersama anda. Anda memang perlu menujukan kepada mantan bahwa anda masih menarik bagi orang lain. namun bukan berarti anda harus tidur dengan seseorang yang baru. Ini hanya menambah beban dan sulit untuk diatasi.</p>
<p><strong>Langkah 4</strong><br />
Jangan lupa ulang tahun mereka. Hanya karena Anda tidak bersama-sama,  anda akan selalu ingat mereka. Telepon mereka, kirimkan kartu, belilah hadiah. Ulang tahun adalah alasan besar untuk bersama-sama. Perlalukan mereka seperti mereka putri atau pangeran.</p>
<p><strong>Langkah 5</strong><br />
Pahami mantan Anda. Mendengarkan dan menganalisis apa yang mereka katakan dan lakukan. Anda perlu tahu apa mantan anda sedang mencari pasangan baru atau tidak ataukah mereka masih mengingat anda. Jika mereka memberitahu anda bahwa mereka memerlukan sesuatu yang dapat anda lakukan, dan anda  tidak melakukannya ini akan menyulitkan untuk mempersatukan anda kembali.</p>
<p><strong>Langkah 6</strong><br />
Menghindari kecemburuan. Setelah Anda memutuskan hubungan,  anda tidak lagi mengklaim mantan anda. Mereka bebas untuk melakukan apa yang mereka inginkan. Jika mereka mulai berkencan dengan orang lain usahakan tidak menunjukan kecemburuan anda.</p>
<p><strong>Langkah 7</strong><br />
Bagaimana mantan anda bertindak dengan orang lain? Jika mereka masih membutuhkan anda. Apabila ini terjadi  maka ada harapan bahwa mantan anda masih memiliki perasaan untuk anda. Anda dapat menggali informasi secara diam-diam dari teman-temannya, tidak perlu terlalu terbuka dan menujukan niat sebagai detektiv. Apabila mereka masih menyimpan api amarah dan penghinaan,  maka mungkin cepatlah lakukan rekonsiliasi,  kalau tidak, sama sekali tidak ada harapan untuk berhubungan baik sebagai pasangan baru bahkan teman untuk jangka panjang.</p>
<p><strong>Langkah 8</strong><br />
Hindari bermain dengan &#8220;pikiran anda sendiri.&#8221; Apa gunanya?  Membuat kepala anda sakit dan terus menerus emosional  terhadap mantan anda. Perilaku semacam ini tidak diperlukan dan tidak akan menyebakan anda menang dalam mendapatkan kesempatan kembali bersama-sama dengan mantan Anda.</p>
<p><strong>Langkah 9</strong><br />
Tetap dapat mengendalikan situasi, jangan berpikir anda paling baik atau paling benar. Jika Anda memberi perasaan anda terlalu cepat atau terlalu agresif maka anda kehilangan kontrol atas mantan anda. Mereka dapat menggunakan perasaan untuk mememanipulasi situasi.</p>
<p><strong>Langkah 10</strong><br />
Jangan biarkan anda menutup diri atau putus asa setelah putus. Sekarang adalah waktu untuk masuk ke dalam bentuk terbaik didalam hidup. Anda tetap haru menunjukan penampilan terbaik, menarik dan seksi apabila ada kesempatan bertemu dengan mantan anda.</p>
<p>http://www.ehow.com</p>

<div class="sociable">
<div class="sociable_tagline">
<strong>Share and Enjoy:</strong>
</div>
<ul>
	<li class="sociablefirst"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-your-ex-back-10-steps%2F&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-your-ex-back-10-steps%2F&amp;title=How%20to%20Get%20Your%20Ex%20Back%20-%2010%20Steps&amp;bodytext=%0D%0A%0D%0AArtikel%20ini%20menguraikan%20saran%20tentang%20cara%20mendapatkan%20kembali%20mantan%20anda.%20Setelah%20melakuka%2010%20langkah%20di%20bawah%20ini%20anda%20dapat%20merasakan%20peningkatan%20secara%20dramatis%20peluang%20anda%20dalam%20memenangkan%20mantan%20anda%20kembali.%0D%0A%0D%0ALangkah%201%0D%0AAnda%20dapat%20men" title="Digg"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-your-ex-back-10-steps%2F" title="Sphinn"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-your-ex-back-10-steps%2F&amp;title=How%20to%20Get%20Your%20Ex%20Back%20-%2010%20Steps&amp;notes=%0D%0A%0D%0AArtikel%20ini%20menguraikan%20saran%20tentang%20cara%20mendapatkan%20kembali%20mantan%20anda.%20Setelah%20melakuka%2010%20langkah%20di%20bawah%20ini%20anda%20dapat%20merasakan%20peningkatan%20secara%20dramatis%20peluang%20anda%20dalam%20memenangkan%20mantan%20anda%20kembali.%0D%0A%0D%0ALangkah%201%0D%0AAnda%20dapat%20men" title="del.icio.us"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-your-ex-back-10-steps%2F&amp;t=How%20to%20Get%20Your%20Ex%20Back%20-%2010%20Steps" title="Facebook"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-your-ex-back-10-steps%2F&amp;title=How%20to%20Get%20Your%20Ex%20Back%20-%2010%20Steps" title="Mixx"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-your-ex-back-10-steps%2F&amp;title=How%20to%20Get%20Your%20Ex%20Back%20-%2010%20Steps&amp;annotation=%0D%0A%0D%0AArtikel%20ini%20menguraikan%20saran%20tentang%20cara%20mendapatkan%20kembali%20mantan%20anda.%20Setelah%20melakuka%2010%20langkah%20di%20bawah%20ini%20anda%20dapat%20merasakan%20peningkatan%20secara%20dramatis%20peluang%20anda%20dalam%20memenangkan%20mantan%20anda%20kembali.%0D%0A%0D%0ALangkah%201%0D%0AAnda%20dapat%20men" title="Google Bookmarks"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a  target="_blank" href="http://blogplay.com" title="Blogplay"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/blogplay.png" title="Blogplay" alt="Blogplay" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-your-ex-back-10-steps%2F&amp;t=How%20to%20Get%20Your%20Ex%20Back%20-%2010%20Steps" title="MySpace"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-your-ex-back-10-steps%2F&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li class="sociablelast"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-your-ex-back-10-steps%2F&amp;title=How%20to%20Get%20Your%20Ex%20Back%20-%2010%20Steps" title="StumbleUpon"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a></li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-get-your-ex-back-10-steps/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How to Survive a Traumatic Break up</title>
		<link>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-survive-a-traumatic-break-up/</link>
		<comments>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-survive-a-traumatic-break-up/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 17:59:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[berjuang]]></category>
		<category><![CDATA[breakup]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[mantan]]></category>
		<category><![CDATA[melupakan]]></category>
		<category><![CDATA[penyembuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pisah]]></category>
		<category><![CDATA[survive]]></category>
		<category><![CDATA[trauma]]></category>
		<category><![CDATA[Traumatic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritakasih.wordpress.com/?p=186</guid>
		<description><![CDATA[Setelah berpisah, apakah itu perceraian, putusnya pertunangan, atau akhir dari sebuah hubungan jangka panjang, hal itu dapat menjadi sulit dan tidak mudah disembuhkan. Hal ini terutama terjadi apabial perpisahan terjadi karena suatu hal yang tiba-tiba atau traumatik. Selamat berpisah atau putus dari hubungan atau perceraian menyita banyak waktu anda untuk lebih fokus dalam kehidupan anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-321" title="traumatic" src="http://blog.duobebek.com/wp-content/uploads/2009/11/traumatic.jpeg" alt="traumatic" width="97" height="145" />Setelah berpisah, apakah itu perceraian, putusnya pertunangan, atau akhir dari sebuah hubungan jangka panjang, hal itu dapat menjadi sulit dan tidak mudah disembuhkan. Hal ini terutama terjadi apabial perpisahan terjadi karena suatu hal yang tiba-tiba atau traumatik. Selamat berpisah atau putus dari hubungan atau perceraian menyita banyak waktu anda untuk lebih fokus dalam kehidupan anda sehari-hari. Pertanyaan-pertanyan seperi apa yang salah, bagaimana ini bisa terjadi. Memang anda harus belajar dari kesalahan-kesalahan ini. Belajar dari hubungan yang gagal akan memungkinkan anda untuk akhirnya memulai hubungan baru di mana anda tidak akan mengulangi kesalahan yang sama</p>
<p><strong>Langkah  1</strong><br />
Luangkan waktu untuk menangis dan bersedih hati. Hal Ini penting jika perpisahan itu buruk atau menyakitkan. Cobalah untuk mengambil satu hari penuh hanya marah dan menangis. Namun usahakan pada saat itu teman atau keluarga anda berada bersama anda. Mereka perlu disana sehingga anda tidalah merasa sendiri, bersama mereka anda berkeluh kesah bahwa anda kehilangan sesuatu yang benar-benar istimewa bagi anda.</p>
<p><strong>Langkah  2</strong><br />
Anda perlu berbicara dan menuangkan perasaan dan pikiran anda mengenai proses dan terjadinya perpisahan anda, anda memerlukan teman dekat yang dapat dipercaya, paling tidak carilah teman yang sesama jenis, atau paling tidak keluarga dekat anda.  Mungkin memerlukan banyak teman dan banyak air mata pada saat itu, dari pada membiarkan diri anda sendiri merasakannya/menyendiri. Hal ini penting agar anda dapat memahami apa menyebabkan hubungan tersebut diakhiri. Namuin hal ini bukan soal tentang salah menyalahkan, tetapi hanya benar-benar hanya untuk membantu anda agar mendapatkan jawaban untuk diri Anda sendiri.<span id="more-186"></span></p>
<p><strong>Langkah 3</strong><br />
Cobalah memindahkan dan mengeluarkan semua barang-barang bekas pasangan anda keluar dari rumah/kamar anda. Ini memang adalah salah satu bagian yang paling sulit karena anda akan emosional dengan melihat sebagian ruangan kosong dalam rumah/kamar anda, anda pasti sangat sedih, namun ini adalah cara yang cukup baik untuk menyembuhkan diri anda. Mintalah bantuan beberapa teman anda untuk membantu mengepak barang-barang nya  Cobalah untuk meminimalkan rasa canggung  untuk mengucapkan selamat tinggal kepada kenangan anda. Pabila barang-barang tersebut dikembalikan ke tempat mantan anda lakukanlah dengan cara sopan.</p>
<p><strong>Langkah 4</strong><br />
harus tetap sehat. Selama putus mungkin selera makan anda berkurang, namun anda perlu tetap sehat untuk kesembuhan hati dan pikiran anda. Badan yang sehat tentu saja dapat berpikir yang sehat pula. Carilah makanan kesukaan anda, ajaklah teman atau keluarga untuk berpergian hunting makanan-makanan kesukaan anda. Tubuh anda sedang mengalami sedikit stres emosional dan anda perlu untuk fokus pada penyembuhan dan pemulihan.</p>
<p><strong>Langkah 5</strong><br />
Kembali ke kehidupan normal, atau paling tidak berusaha sebaik mungkin untuk aktiv dalam lingkungan sosial. Kembali bekerja dan ke sekolah dan menghabiskan malam dengan teman-teman anda. Mungkin ada akan cenderung untuk menghabiskan akhir pekan di ranjang mengasihani diri sendiri karena kehilangan cinta, tetapi hal ini tidak akan membantu anda untuk melanjutkan hidup anda dalam kehidupan normal,. Jika anda terus terpuruk dengan kesedihan yang berlebihan itu hanya akan membuatnya lebih buruk.</p>
<p><strong>Langkah 6</strong><br />
Hindari kontak dengan orang lain pada wala-awal terjadi, apalagi mereka yang terus menerus mempertanyakan hubungan anda. Kecuali dengan teman dan keluarga yang anda dapat percaya.  Hal ini memang selalu sulit karena berbicara adalah bagian dari aktivitas sehari-hari yang normal bagi anda. Beri diri setidaknya dua minggu tanpa kontak. Jika anda memang ingin menyendiri  hangatkan diri anda dengan minum kopi dan bicara dengan teman-teman yang dapat dipercaya. Ini akan memungkinkan anda untuk menyadari bahwa itu sudah selesai dan akan membantu anda mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang belum terpecahkan.</p>
<p><strong>Langkah 7</strong><br />
Mulai kembali di luar sana. Setelah sebulan berduka, cobalah untuk menjadi aktif pada kegiatan sosial. Hal ini mungkin tidak berarti bahwa Anda siap untuk mulai berkencan lagi, banyak orang yang saling mencintai belum siap, tapi itu tidak berarti bahwa anda sedang menutup diri dari pergaulan dengan lawan jenis.</p>
<p><strong>Langkah 8</strong><br />
Tunggu paling tidak 2 bulan sebelum mencoba untuk membuat sebuah persahabatan bersama mantan anda, walau ini sangat sulit namun perlu dicoba apalagi dalam hubungan terdapat bagian yang istimewa, misalnya anak, teman bersama atau pekerjaan yang sama.  Jangan biarkan diri anda terperangkap dalam kebencian yang panjang. Kalau memang tidak ada sesuatu yang spesial yang ditinggalkan pasangan anda, paling tidak anda dapat melupakannya dengan memberi rasa maaf. Semakin anda berkeras ahti untuk memaafkannya, akan semakin sulit anda melupaknnya.</p>
<p>sebagain disadur dari http://www.ehow.com</p>

<div class="sociable">
<div class="sociable_tagline">
<strong>Share and Enjoy:</strong>
</div>
<ul>
	<li class="sociablefirst"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-survive-a-traumatic-break-up%2F&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-survive-a-traumatic-break-up%2F&amp;title=How%20to%20Survive%20a%20Traumatic%20Break%20up&amp;bodytext=Setelah%20berpisah%2C%20apakah%20itu%20perceraian%2C%20putusnya%20pertunangan%2C%20atau%20akhir%20dari%20sebuah%20hubungan%20jangka%20panjang%2C%20hal%20itu%20dapat%20menjadi%20sulit%20dan%20tidak%20mudah%20disembuhkan.%20Hal%20ini%20terutama%20terjadi%20apabial%20perpisahan%20terjadi%20karena%20suatu%20hal%20yang%20tiba-tib" title="Digg"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-survive-a-traumatic-break-up%2F" title="Sphinn"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-survive-a-traumatic-break-up%2F&amp;title=How%20to%20Survive%20a%20Traumatic%20Break%20up&amp;notes=Setelah%20berpisah%2C%20apakah%20itu%20perceraian%2C%20putusnya%20pertunangan%2C%20atau%20akhir%20dari%20sebuah%20hubungan%20jangka%20panjang%2C%20hal%20itu%20dapat%20menjadi%20sulit%20dan%20tidak%20mudah%20disembuhkan.%20Hal%20ini%20terutama%20terjadi%20apabial%20perpisahan%20terjadi%20karena%20suatu%20hal%20yang%20tiba-tib" title="del.icio.us"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-survive-a-traumatic-break-up%2F&amp;t=How%20to%20Survive%20a%20Traumatic%20Break%20up" title="Facebook"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-survive-a-traumatic-break-up%2F&amp;title=How%20to%20Survive%20a%20Traumatic%20Break%20up" title="Mixx"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-survive-a-traumatic-break-up%2F&amp;title=How%20to%20Survive%20a%20Traumatic%20Break%20up&amp;annotation=Setelah%20berpisah%2C%20apakah%20itu%20perceraian%2C%20putusnya%20pertunangan%2C%20atau%20akhir%20dari%20sebuah%20hubungan%20jangka%20panjang%2C%20hal%20itu%20dapat%20menjadi%20sulit%20dan%20tidak%20mudah%20disembuhkan.%20Hal%20ini%20terutama%20terjadi%20apabial%20perpisahan%20terjadi%20karena%20suatu%20hal%20yang%20tiba-tib" title="Google Bookmarks"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a  target="_blank" href="http://blogplay.com" title="Blogplay"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/blogplay.png" title="Blogplay" alt="Blogplay" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-survive-a-traumatic-break-up%2F&amp;t=How%20to%20Survive%20a%20Traumatic%20Break%20up" title="MySpace"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-survive-a-traumatic-break-up%2F&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li class="sociablelast"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-survive-a-traumatic-break-up%2F&amp;title=How%20to%20Survive%20a%20Traumatic%20Break%20up" title="StumbleUpon"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a></li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-survive-a-traumatic-break-up/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Why Do Women Divorce Their Husbands?</title>
		<link>http://blog.duobebek.com/2009/10/why-do-women-divorce-their-husbands/</link>
		<comments>http://blog.duobebek.com/2009/10/why-do-women-divorce-their-husbands/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 17:14:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[bercerai]]></category>
		<category><![CDATA[cerai]]></category>
		<category><![CDATA[divorce]]></category>
		<category><![CDATA[percerian]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[suami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritakasih.wordpress.com/?p=182</guid>
		<description><![CDATA[Perempuan bercerai dari  suami mereka karena beberapa sebab dampak psikologis yang terjadi bertahun-tahun, faktor finansial, perbedaan yang mendasar, perzinahan, kekerasan dalam rumah tangga, penelantaran ini semua adalah beberapa alasan yang paling umum.
Irreconcilable Differences
Banyak wanita bercerai dari suami mereka atas dasar perbedaan. Perbedaan ini mencakup masalah komunikasi, masalah/kesulitan keuangan,  pemahahaman akan prioritas tujuan  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-312 alignright" title="divorce" src="http://blog.duobebek.com/wp-content/uploads/2009/11/divorce.jpeg" alt="divorce" width="145" height="96" />Perempuan bercerai dari  suami mereka karena beberapa sebab dampak psikologis yang terjadi bertahun-tahun, faktor finansial, perbedaan yang mendasar, perzinahan, kekerasan dalam rumah tangga, penelantaran ini semua adalah beberapa alasan yang paling umum.</p>
<p><strong>Irreconcilable Differences</strong></p>
<p>Banyak wanita bercerai dari suami mereka atas dasar perbedaan. Perbedaan ini mencakup masalah komunikasi, masalah/kesulitan keuangan,  pemahahaman akan prioritas tujuan  jangka pendek dan tujuan jangka panjang .</p>
<p><strong>Adultery</strong></p>
<p>Wanita sering mencarikan suami mereka karena pasangan mereka telah memiliki hubungan lain di luar pernikahan. Selain itu, perempuan bercerai dari suami mereka karena mereka tidak setia lagi dan berharap untuk berhubungan dengan pria lain.<span id="more-182"></span></p>
<p><strong>Spousal Abuse</strong></p>
<p>Kekerasan dalam rumah tangga adalah alasan umum untuk mencari perceraian. Perempuan juga sering mengajukan perceraian karena pelanggaran pasangan mereka terhadap anak-anak mereka.</p>
<p><strong>Abandonment</strong></p>
<p>Pasangan wanita yang sering berpindah-pindah dan berpergian jauh dan tidak menjaga komunikasi dan kunjungan/peretmuannya secara rutin dan tetap, sering digugat cerai istrinya atas dasar sering ditinggalkan.</p>
<p><strong>Incarceration</strong></p>
<p>Istri sering menggugat cerai suaminya karena pasanganya tersebut terlibat masalah hukum yang berat dan dijatuhi hukuman penjara dalam jangka panjang.</p>
<p>http://www.ehow.com/</p>

<div class="sociable">
<div class="sociable_tagline">
<strong>Share and Enjoy:</strong>
</div>
<ul>
	<li class="sociablefirst"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fwhy-do-women-divorce-their-husbands%2F&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fwhy-do-women-divorce-their-husbands%2F&amp;title=Why%20Do%20Women%20Divorce%20Their%20Husbands%3F&amp;bodytext=Perempuan%20bercerai%20dari%20%20suami%20mereka%20karena%20beberapa%20sebab%20dampak%20psikologis%20yang%20terjadi%20bertahun-tahun%2C%20faktor%20finansial%2C%20perbedaan%20yang%20mendasar%2C%20perzinahan%2C%20kekerasan%20dalam%20rumah%20tangga%2C%20penelantaran%20ini%20semua%20adalah%20beberapa%20alasan%20yang%20paling%20" title="Digg"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fwhy-do-women-divorce-their-husbands%2F" title="Sphinn"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fwhy-do-women-divorce-their-husbands%2F&amp;title=Why%20Do%20Women%20Divorce%20Their%20Husbands%3F&amp;notes=Perempuan%20bercerai%20dari%20%20suami%20mereka%20karena%20beberapa%20sebab%20dampak%20psikologis%20yang%20terjadi%20bertahun-tahun%2C%20faktor%20finansial%2C%20perbedaan%20yang%20mendasar%2C%20perzinahan%2C%20kekerasan%20dalam%20rumah%20tangga%2C%20penelantaran%20ini%20semua%20adalah%20beberapa%20alasan%20yang%20paling%20" title="del.icio.us"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fwhy-do-women-divorce-their-husbands%2F&amp;t=Why%20Do%20Women%20Divorce%20Their%20Husbands%3F" title="Facebook"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fwhy-do-women-divorce-their-husbands%2F&amp;title=Why%20Do%20Women%20Divorce%20Their%20Husbands%3F" title="Mixx"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fwhy-do-women-divorce-their-husbands%2F&amp;title=Why%20Do%20Women%20Divorce%20Their%20Husbands%3F&amp;annotation=Perempuan%20bercerai%20dari%20%20suami%20mereka%20karena%20beberapa%20sebab%20dampak%20psikologis%20yang%20terjadi%20bertahun-tahun%2C%20faktor%20finansial%2C%20perbedaan%20yang%20mendasar%2C%20perzinahan%2C%20kekerasan%20dalam%20rumah%20tangga%2C%20penelantaran%20ini%20semua%20adalah%20beberapa%20alasan%20yang%20paling%20" title="Google Bookmarks"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a  target="_blank" href="http://blogplay.com" title="Blogplay"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/blogplay.png" title="Blogplay" alt="Blogplay" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fwhy-do-women-divorce-their-husbands%2F&amp;t=Why%20Do%20Women%20Divorce%20Their%20Husbands%3F" title="MySpace"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fwhy-do-women-divorce-their-husbands%2F&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li class="sociablelast"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fwhy-do-women-divorce-their-husbands%2F&amp;title=Why%20Do%20Women%20Divorce%20Their%20Husbands%3F" title="StumbleUpon"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a></li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.duobebek.com/2009/10/why-do-women-divorce-their-husbands/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How to Get Along With an Ex</title>
		<link>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-get-along-with-an-ex/</link>
		<comments>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-get-along-with-an-ex/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 16:55:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[berbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[bercerai]]></category>
		<category><![CDATA[cerai]]></category>
		<category><![CDATA[ex]]></category>
		<category><![CDATA[Kencan]]></category>
		<category><![CDATA[mantan]]></category>
		<category><![CDATA[rujuk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritakasih.wordpress.com/?p=176</guid>
		<description><![CDATA[Setelah perceraian atau perpisahan, mungkin akan sulit untuk berhubungan secara sehat kembali dengan mantan anda. Hal ini dapat terjadi apabila perpisahan anda terjadi secara tiba-tiba atau atas kejadian yang sangat melukai hati anda atau dia.  Apalagi banyak teman dan keluarga bahkan teman-teman yang memihak padanya atau anda sendiri, menghalangai semua bentuk komunikasi dengan mantan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-315" title="getelong" src="http://blog.duobebek.com/wp-content/uploads/2009/11/getelong.jpeg" alt="getelong" width="116" height="116" />Setelah perceraian atau perpisahan, mungkin akan sulit untuk berhubungan secara sehat kembali dengan mantan anda. Hal ini dapat terjadi apabila perpisahan anda terjadi secara tiba-tiba atau atas kejadian yang sangat melukai hati anda atau dia.  Apalagi banyak teman dan keluarga bahkan teman-teman yang memihak padanya atau anda sendiri, menghalangai semua bentuk komunikasi dengan mantan anda. Ini akan terasa sangat sulit sekali. Salah hal yang pasti, anda perlu anda ketahui bahwa apabila hubungan anda adalah sangat spesial, misalnya adanya anak dalam hubungan anda sebelumnya atau memiliki teman bergaul yang sama, anda terpaksa (bahkan harus) bergaul dan bersikap sopan ke mantan suami atau mantan pacar. Berikut adalah beberapa tips untuk memiliki hubungan yang sehat setelah putus hubungan atau perceraian:</p>
<p><strong>Langkah 1</strong><br />
Kalau hal ini baru saja terjadi, anda memerlukan waktu, minimal 2 minggu, paling tidak untuk mencoba menghindari satu sama lain sembari membiarkan hati anda sembuh. Jika Anda perlu untuk berbicara, berusaha untuk tetap sopan dan menyenangkan. Ini mungkin sangat sulit, tetapi penting untuk berpura-pura sampai anda dapat membuatnya kembali normal.<span id="more-176"></span></p>
<p><strong>Langkah 2</strong><br />
Berikan jarak waktu yang cukup untuk berkomunikasi dengan mantan anda. Hindari komunikasi kecuali jika benar-benar diperlukan. Mungkin sulit jika anda sudah dekat untuk waktu yang lama, tapi sangat penting untuk memungkinkan anda berdua untuk disembuhkan. Lakukan komunikasi melaluai email atau SMS  atau bahkan telepon kalau anda memang sudah merasa sedikit nyaman, untuk keperluan  bertukar barang atau untuk keperluan kunjungan.</p>
<p><strong>Langkah 3</strong><br />
Jaga pemawaan anda di depan publik dengan sebaik mungkin. Apabila teman-teman anda mungkin tahu bahwa anda putus atau bercerai awalnya adalah sesutu yang akan menyiksa diri anda. Tetapi jangan usahakan jangan pernah menjelekkan mantan anda. Jika dia menyakiti anda, anda hanya perlu mengakuinya  dan berikan penjelasan singkat, tetapi jangan terlalu mengkritik dirinya di depan anak-anak atau teman-teman dekat. Ini menempatkan mereka dalam situasi yang sangat tidak adil.</p>
<p><strong>Langkah 4</strong><br />
Bertemu setelah anda punya waktu dan ruang setelah disembuhkan/menerima kenyataan. Hal ini tidak bukan bertujuan untuk kembali bersama-sama atau untuk berbicara tentang apa yang terjadi.  Namun ketika pertama kali bertemu satu sama lain mungkin akan canggung dan menyakitkan, sehingga anda harus mencoba untuk bertemu secara pribadi sebelum aktivitas anda di depan umum beresama dia.</p>
<p><strong>Langkah 5</strong><br />
Mulai berkencan lagi pelan. Jika Anda sedang patah hati atau mencoba untuk mulai berkencan lagi. Anda tidak ingin menjadikan mantan anda sebagai trauma seumur hidup. Namun anda berhak dan bahkan harus mencari penggantinya dalam jarak waktu yang cukup, Ini penyembuhan dengan cara yang berbeda. Ketika Anda akhirnya menemukan seseorang yang akan menjalin hubungan yang serius atau tetap, katakan mantan anda, terutama jika anda akan membawa pasangan baru anda ke dalam situasi sosial yang melibatkan anak dan mantan anda.</p>

<div class="sociable">
<div class="sociable_tagline">
<strong>Share and Enjoy:</strong>
</div>
<ul>
	<li class="sociablefirst"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-along-with-an-ex%2F&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-along-with-an-ex%2F&amp;title=How%20to%20Get%20Along%20With%20an%20Ex&amp;bodytext=Setelah%20perceraian%20atau%20perpisahan%2C%20mungkin%20akan%20sulit%20untuk%20berhubungan%20secara%20sehat%20kembali%20dengan%20mantan%20anda.%20Hal%20ini%20dapat%20terjadi%20apabila%20perpisahan%20anda%20terjadi%20secara%20tiba-tiba%20atau%20atas%20kejadian%20yang%20sangat%20melukai%20hati%20anda%20atau%20dia.%20%20Apala" title="Digg"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-along-with-an-ex%2F" title="Sphinn"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-along-with-an-ex%2F&amp;title=How%20to%20Get%20Along%20With%20an%20Ex&amp;notes=Setelah%20perceraian%20atau%20perpisahan%2C%20mungkin%20akan%20sulit%20untuk%20berhubungan%20secara%20sehat%20kembali%20dengan%20mantan%20anda.%20Hal%20ini%20dapat%20terjadi%20apabila%20perpisahan%20anda%20terjadi%20secara%20tiba-tiba%20atau%20atas%20kejadian%20yang%20sangat%20melukai%20hati%20anda%20atau%20dia.%20%20Apala" title="del.icio.us"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-along-with-an-ex%2F&amp;t=How%20to%20Get%20Along%20With%20an%20Ex" title="Facebook"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-along-with-an-ex%2F&amp;title=How%20to%20Get%20Along%20With%20an%20Ex" title="Mixx"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-along-with-an-ex%2F&amp;title=How%20to%20Get%20Along%20With%20an%20Ex&amp;annotation=Setelah%20perceraian%20atau%20perpisahan%2C%20mungkin%20akan%20sulit%20untuk%20berhubungan%20secara%20sehat%20kembali%20dengan%20mantan%20anda.%20Hal%20ini%20dapat%20terjadi%20apabila%20perpisahan%20anda%20terjadi%20secara%20tiba-tiba%20atau%20atas%20kejadian%20yang%20sangat%20melukai%20hati%20anda%20atau%20dia.%20%20Apala" title="Google Bookmarks"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a  target="_blank" href="http://blogplay.com" title="Blogplay"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/blogplay.png" title="Blogplay" alt="Blogplay" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-along-with-an-ex%2F&amp;t=How%20to%20Get%20Along%20With%20an%20Ex" title="MySpace"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-along-with-an-ex%2F&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li class="sociablelast"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-along-with-an-ex%2F&amp;title=How%20to%20Get%20Along%20With%20an%20Ex" title="StumbleUpon"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a></li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-get-along-with-an-ex/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How to Get a Man to Chase You</title>
		<link>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-get-a-man-to-chase-you/</link>
		<comments>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-get-a-man-to-chase-you/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 21:17:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[chase]]></category>
		<category><![CDATA[laki laki]]></category>
		<category><![CDATA[mengejar]]></category>
		<category><![CDATA[pacar]]></category>
		<category><![CDATA[penasaran]]></category>
		<category><![CDATA[pria]]></category>
		<category><![CDATA[suka]]></category>
		<category><![CDATA[taktik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritakasih.wordpress.com/?p=172</guid>
		<description><![CDATA[ 
 
 
 
Apakah anda  sedang tertarik dengan seorang pria ? atau senang di kejar banyak lelaki. Atau bahkan anda sedikit minder dalam membina hubungan dengan pria? Dibawa ini terdapat beberapa tips yang dapat anda pelajari dan ikuti :
Langkah 1
Anda harus paham bahwa pria senang mendapatkan sesuatu dengan usaha mereka. Anda jangan sampai menunjukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-344" title="cat" src="http://blog.duobebek.com/wp-content/uploads/2009/10/cat.jpeg" alt="cat" width="124" height="93" />Apakah anda  sedang tertarik dengan seorang pria ? atau senang di kejar banyak lelaki. Atau bahkan anda sedikit minder dalam membina hubungan dengan pria? Dibawa ini terdapat beberapa tips yang dapat anda pelajari dan ikuti :</p>
<p><strong>Langkah 1</strong><br />
Anda harus paham bahwa pria senang mendapatkan sesuatu dengan usaha mereka. Anda jangan sampai menunjukan kesan bahwa mereka akan mudah mendapatkan anda. Berilah perhatian kepada mereka pada saat mereka perlukan. Anda harus tahu kegemarannya, makanan kegemarannya, jadwal kegiatan dia. Dekati dia pada saat-saat dimana dia menyukai hal tersebut. Namun janganlah terlalu sering, karena akan membuat dia bosan dengan kehadiran anda.</p>
<p><strong>Langkah 2</strong><br />
Pelajari jadwal kegiatan dia,  dan anda harus berkesempatan ada pada saat itu. Berlakulah sopan namun tidak harus memberikan perhatian yang berlebihan, berbicaralah sebentar saja dan berlalu darinya, buatlah alasan yang masuk akal misalnya anda janjian dengan teman lain, atau sedang terburu-buru. Kalau pria tersebut baru anda kenal, berilah senyuman kepadanya dan menyapanya dengan manis, bicara seperlunya dan berlalu darinya. Walau anda selalu kangen bertemu dengannya, kendalikanlah diri anda. Pada saat anda bertemu dengannya manfaatkan kualitas pembicaraan anda bersama dia. Buatlah percakapan yang berkesan, tanyakan apa saja yang menjadi  kegemarannya, dan katakan andapun senang kalau dia dapat mengajak anda pada kegemarannya itu. Apabila dia meminta nomor telpon anda, katakan bahwa anda nanti yang akan menghubungi dia.<span id="more-172"></span></p>
<p><strong>Langkah 3</strong><br />
Laki-laki pada dasarnya sangat penasaran akan sesuatu yang mereka harapkan dan belum pernah mereka tahu/rasakan sebelumnya. Mereka akan penasaran apabila keinginan mereka belum atau tidak terkabul. Mereka akan mecoba beberapa kali, sampai pada akhirnya mereka akan mengukur kemampuan mereka sendiri. Apabila anda baru berkenalan dengan dia, berilah sedikit informasi tentang diri anda. Bawa mereka pada topik pembicaraan yang selalu membawa pertanyaan untuk membangkitkan rasa penasaran mereka. Misalnya anda senang kalau berjalan sambil berpelukan, anda sering suasana cafe yang remang-remang, atau senang berenang, senang ke pantai. Kirimkan foto terbaik anda bisa melalui email atau MMS. Kirimkan beberapa pose yang membuat dia penasaran.</p>
<p><strong>Langkah  4</strong><br />
Apabial pada suatu tahap anda melihat ada reaksi yang baik dari dia, rencanakan pertemuan yang berkesan. Anda dapat melihat rasa penasaran itu ada pada pria, apabila langkah 1 sampai dengan 3 telah anda lakukan dengan benar. Apabila terjadi pembicaraan lewat telepon, ungkapan beberapa kalimat yang sedikit membuat dia senang, seperi anda menyukai kepribadiannya dan tubuhnya atau menyukai cara bicaranya. Buatlah janji pertemuan dengan dia, carilah tempat yang sedikit romantis. Birakan dia banyak berbicara, sementara itu anda dapat menggunakan bahsa tubuh anda untuk membuat dia tidak kosentrasi. Namun sekali lagi kegiatan ini tidak harus sering.</p>
<p><strong>Langkah 5</strong><br />
Jika jadwal pertemuan anda terhitung cukup sering. Dan pembicaraan anda berdua sudah terbawa pada topik tentang suka dan sayang atau kangen. Tunjukan kepadanya apa yang anda tawarkan, tetapi sedikit demi sedikit. Biarlah anda sedikit misterius dan membuat dia bertanya-tanya apa yang akan anda tunjukan berikutnya. Ketika anda berpakaian untuk kencan bersama dia, cukup hanya menampilkan kulit untuk membuatnya &#8220;terangsang&#8221;, tetapi meninggalkan sisa anda imajinasinya. Cobalah untuk menjadi sukar dipahami, jika dia menginginkan sesuatu biarkan dia bicara dan meminta kepada anda. Jika anda melakukannya, ia akan fokus mengejar anda.</p>

<div class="sociable">
<div class="sociable_tagline">
<strong>Share and Enjoy:</strong>
</div>
<ul>
	<li class="sociablefirst"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-a-man-to-chase-you%2F&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-a-man-to-chase-you%2F&amp;title=How%20to%20Get%20a%20Man%20to%20Chase%20You&amp;bodytext=%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0AApakah%20anda%20%C2%A0sedang%20tertarik%20dengan%20seorang%20pria%20%3F%20atau%20senang%20di%20kejar%20banyak%20lelaki.%20Atau%20bahkan%20anda%20sedikit%20minder%20dalam%20membina%20hubungan%20dengan%20pria%3F%20Dibawa%20ini%20terdapat%20beberapa%20tips%20yang%20dapat%20anda%20pelajari%20dan%20ikuti%20%3A%0D%0A%0D%0A" title="Digg"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-a-man-to-chase-you%2F" title="Sphinn"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-a-man-to-chase-you%2F&amp;title=How%20to%20Get%20a%20Man%20to%20Chase%20You&amp;notes=%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0AApakah%20anda%20%C2%A0sedang%20tertarik%20dengan%20seorang%20pria%20%3F%20atau%20senang%20di%20kejar%20banyak%20lelaki.%20Atau%20bahkan%20anda%20sedikit%20minder%20dalam%20membina%20hubungan%20dengan%20pria%3F%20Dibawa%20ini%20terdapat%20beberapa%20tips%20yang%20dapat%20anda%20pelajari%20dan%20ikuti%20%3A%0D%0A%0D%0A" title="del.icio.us"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-a-man-to-chase-you%2F&amp;t=How%20to%20Get%20a%20Man%20to%20Chase%20You" title="Facebook"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-a-man-to-chase-you%2F&amp;title=How%20to%20Get%20a%20Man%20to%20Chase%20You" title="Mixx"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-a-man-to-chase-you%2F&amp;title=How%20to%20Get%20a%20Man%20to%20Chase%20You&amp;annotation=%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0AApakah%20anda%20%C2%A0sedang%20tertarik%20dengan%20seorang%20pria%20%3F%20atau%20senang%20di%20kejar%20banyak%20lelaki.%20Atau%20bahkan%20anda%20sedikit%20minder%20dalam%20membina%20hubungan%20dengan%20pria%3F%20Dibawa%20ini%20terdapat%20beberapa%20tips%20yang%20dapat%20anda%20pelajari%20dan%20ikuti%20%3A%0D%0A%0D%0A" title="Google Bookmarks"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a  target="_blank" href="http://blogplay.com" title="Blogplay"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/blogplay.png" title="Blogplay" alt="Blogplay" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-a-man-to-chase-you%2F&amp;t=How%20to%20Get%20a%20Man%20to%20Chase%20You" title="MySpace"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-a-man-to-chase-you%2F&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li class="sociablelast"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fblog.duobebek.com%2F2009%2F10%2Fhow-to-get-a-man-to-chase-you%2F&amp;title=How%20to%20Get%20a%20Man%20to%20Chase%20You" title="StumbleUpon"><img src="http://blog.duobebek.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a></li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-get-a-man-to-chase-you/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
