<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Duo Bebek &#187; hubungan</title>
	<atom:link href="http://blog.duobebek.com/tag/hubungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.duobebek.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Nov 2009 02:05:57 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>How to Survive a Traumatic Break up</title>
		<link>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-survive-a-traumatic-break-up/</link>
		<comments>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-survive-a-traumatic-break-up/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 17:59:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[berjuang]]></category>
		<category><![CDATA[breakup]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[mantan]]></category>
		<category><![CDATA[melupakan]]></category>
		<category><![CDATA[penyembuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pisah]]></category>
		<category><![CDATA[survive]]></category>
		<category><![CDATA[trauma]]></category>
		<category><![CDATA[Traumatic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritakasih.wordpress.com/?p=186</guid>
		<description><![CDATA[Setelah berpisah, apakah itu perceraian, putusnya pertunangan, atau akhir dari sebuah hubungan jangka panjang, hal itu dapat menjadi sulit dan tidak mudah disembuhkan. Hal ini terutama terjadi apabial perpisahan terjadi karena suatu hal yang tiba-tiba atau traumatik. Selamat berpisah atau putus dari hubungan atau perceraian menyita banyak waktu anda untuk lebih fokus dalam kehidupan anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-321" title="traumatic" src="http://blog.duobebek.com/wp-content/uploads/2009/11/traumatic.jpeg" alt="traumatic" width="97" height="145" />Setelah berpisah, apakah itu perceraian, putusnya pertunangan, atau akhir dari sebuah hubungan jangka panjang, hal itu dapat menjadi sulit dan tidak mudah disembuhkan. Hal ini terutama terjadi apabial perpisahan terjadi karena suatu hal yang tiba-tiba atau traumatik. Selamat berpisah atau putus dari hubungan atau perceraian menyita banyak waktu anda untuk lebih fokus dalam kehidupan anda sehari-hari. Pertanyaan-pertanyan seperi apa yang salah, bagaimana ini bisa terjadi. Memang anda harus belajar dari kesalahan-kesalahan ini. Belajar dari hubungan yang gagal akan memungkinkan anda untuk akhirnya memulai hubungan baru di mana anda tidak akan mengulangi kesalahan yang sama</p>
<p><strong>Langkah  1</strong><br />
Luangkan waktu untuk menangis dan bersedih hati. Hal Ini penting jika perpisahan itu buruk atau menyakitkan. Cobalah untuk mengambil satu hari penuh hanya marah dan menangis. Namun usahakan pada saat itu teman atau keluarga anda berada bersama anda. Mereka perlu disana sehingga anda tidalah merasa sendiri, bersama mereka anda berkeluh kesah bahwa anda kehilangan sesuatu yang benar-benar istimewa bagi anda.</p>
<p><strong>Langkah  2</strong><br />
Anda perlu berbicara dan menuangkan perasaan dan pikiran anda mengenai proses dan terjadinya perpisahan anda, anda memerlukan teman dekat yang dapat dipercaya, paling tidak carilah teman yang sesama jenis, atau paling tidak keluarga dekat anda.  Mungkin memerlukan banyak teman dan banyak air mata pada saat itu, dari pada membiarkan diri anda sendiri merasakannya/menyendiri. Hal ini penting agar anda dapat memahami apa menyebabkan hubungan tersebut diakhiri. Namuin hal ini bukan soal tentang salah menyalahkan, tetapi hanya benar-benar hanya untuk membantu anda agar mendapatkan jawaban untuk diri Anda sendiri.<span id="more-186"></span></p>
<p><strong>Langkah 3</strong><br />
Cobalah memindahkan dan mengeluarkan semua barang-barang bekas pasangan anda keluar dari rumah/kamar anda. Ini memang adalah salah satu bagian yang paling sulit karena anda akan emosional dengan melihat sebagian ruangan kosong dalam rumah/kamar anda, anda pasti sangat sedih, namun ini adalah cara yang cukup baik untuk menyembuhkan diri anda. Mintalah bantuan beberapa teman anda untuk membantu mengepak barang-barang nya  Cobalah untuk meminimalkan rasa canggung  untuk mengucapkan selamat tinggal kepada kenangan anda. Pabila barang-barang tersebut dikembalikan ke tempat mantan anda lakukanlah dengan cara sopan.</p>
<p><strong>Langkah 4</strong><br />
harus tetap sehat. Selama putus mungkin selera makan anda berkurang, namun anda perlu tetap sehat untuk kesembuhan hati dan pikiran anda. Badan yang sehat tentu saja dapat berpikir yang sehat pula. Carilah makanan kesukaan anda, ajaklah teman atau keluarga untuk berpergian hunting makanan-makanan kesukaan anda. Tubuh anda sedang mengalami sedikit stres emosional dan anda perlu untuk fokus pada penyembuhan dan pemulihan.</p>
<p><strong>Langkah 5</strong><br />
Kembali ke kehidupan normal, atau paling tidak berusaha sebaik mungkin untuk aktiv dalam lingkungan sosial. Kembali bekerja dan ke sekolah dan menghabiskan malam dengan teman-teman anda. Mungkin ada akan cenderung untuk menghabiskan akhir pekan di ranjang mengasihani diri sendiri karena kehilangan cinta, tetapi hal ini tidak akan membantu anda untuk melanjutkan hidup anda dalam kehidupan normal,. Jika anda terus terpuruk dengan kesedihan yang berlebihan itu hanya akan membuatnya lebih buruk.</p>
<p><strong>Langkah 6</strong><br />
Hindari kontak dengan orang lain pada wala-awal terjadi, apalagi mereka yang terus menerus mempertanyakan hubungan anda. Kecuali dengan teman dan keluarga yang anda dapat percaya.  Hal ini memang selalu sulit karena berbicara adalah bagian dari aktivitas sehari-hari yang normal bagi anda. Beri diri setidaknya dua minggu tanpa kontak. Jika anda memang ingin menyendiri  hangatkan diri anda dengan minum kopi dan bicara dengan teman-teman yang dapat dipercaya. Ini akan memungkinkan anda untuk menyadari bahwa itu sudah selesai dan akan membantu anda mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang belum terpecahkan.</p>
<p><strong>Langkah 7</strong><br />
Mulai kembali di luar sana. Setelah sebulan berduka, cobalah untuk menjadi aktif pada kegiatan sosial. Hal ini mungkin tidak berarti bahwa Anda siap untuk mulai berkencan lagi, banyak orang yang saling mencintai belum siap, tapi itu tidak berarti bahwa anda sedang menutup diri dari pergaulan dengan lawan jenis.</p>
<p><strong>Langkah 8</strong><br />
Tunggu paling tidak 2 bulan sebelum mencoba untuk membuat sebuah persahabatan bersama mantan anda, walau ini sangat sulit namun perlu dicoba apalagi dalam hubungan terdapat bagian yang istimewa, misalnya anak, teman bersama atau pekerjaan yang sama.  Jangan biarkan diri anda terperangkap dalam kebencian yang panjang. Kalau memang tidak ada sesuatu yang spesial yang ditinggalkan pasangan anda, paling tidak anda dapat melupakannya dengan memberi rasa maaf. Semakin anda berkeras ahti untuk memaafkannya, akan semakin sulit anda melupaknnya.</p>
<p>sebagain disadur dari http://www.ehow.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.duobebek.com/2009/10/how-to-survive-a-traumatic-break-up/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Reasons Why Your Man Does Not Want To Commit To You</title>
		<link>http://blog.duobebek.com/2009/10/10-reasons-why-your-man-does-not-want-to-commit-to-you/</link>
		<comments>http://blog.duobebek.com/2009/10/10-reasons-why-your-man-does-not-want-to-commit-to-you/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 03:45:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[alasan]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan serius]]></category>
		<category><![CDATA[lelaki]]></category>
		<category><![CDATA[menikah]]></category>
		<category><![CDATA[pacar]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[pria]]></category>
		<category><![CDATA[serius]]></category>
		<category><![CDATA[takut menikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritakasih.wordpress.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[1. Walaupun kedengarannya klise, dia mungkin benar-benar takut untuk membangun hubungan serius dengan Anda. Ini adalah perubahan besar, meikmati dunia lajangnya kemudian memutuskan untuk menikah, terutama jika Anda belum tinggal bersama. Bicara padanya dan mengatakan kepadanya bahwa Anda takut, juga &#8211; Ini adalah perubahan besar, tetapi itu adalah perubahan yang harus anda lakukan berdua. Yakinkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">1. Walaupun kedengarannya klise, dia mungkin benar-benar takut untuk membangun hubungan serius dengan Anda. Ini adalah perubahan besar, meikmati dunia lajangnya kemudian memutuskan untuk menikah, terutama jika Anda belum tinggal bersama. Bicara padanya dan mengatakan kepadanya bahwa Anda takut, juga &#8211; Ini adalah perubahan besar, tetapi itu adalah perubahan yang harus anda lakukan berdua. Yakinkan dia bahwa anda akan melaluinya bersama-sama.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">2. Dia pikir dia tidak akan menghabiskan waktu dengan teman-teman lagi. Tapi jelas, anda akan ingin menghabiskan waktu bersama pacar anda bukan ? Apakah dia  ia  harus melakukan sesuatu sementara Anda berbelanja?</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">3. Dia pikir anda akan membuang leopard-print nya di sofa atau favoritnya heavy metal rock t-shirt. Anda mungkin menyarankan baju baru, tapi biarkan dia tahu bahwa anda tidak akan benar-benar mengubah gaya dia.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">4. Dia pikir anda akan ingin melakukan segala sesuatu bersama-sama. Tapi kita semua tahu bahwa setiap orang perlu waktu untuk dirinyanya sendiri. Diskusikan hal ini, dan bantu dia untuk merasa lebih nyaman dengan ide bahwa berbagi kehidupan bersama tidak berarti bersama setiap detik dan setiap hari.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">5. Dia mungkin memiliki beberapa masalah keuangan. Ini jelas sesuatu yang harus anda diskusikan bersama sebelum membina hubungan yang lebih serius,  biacaralah agar dia tidak perlu takut.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">6. Dia mungkin berpikir orang tuanya tidak menyukai anda atau orang tua anda tidak menyukainya. Bahkan jika tidak demikian, mungkin ada alasan keluarga menjaga dirinya.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">7. Dia mungkin berpikir bahwa anda ingin segera memiliki momongan. Mungkin anda, tapi sekali lagi, ini adalah permasalahan yang harus anda iskusikan bahkan sebelum memikirkan perencanaan hidup anda bersama-sama.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">8. Jika anda berdua berbeda agama, dia mungkin khawatir tentang isu-isu yang ada, dan dengan iman/kepercayaan apa (kepercayaan/agama anda) akan membesarkan anak-anak anda bukan agama dia.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">9. Dia mungkin sedang menikmati pekerjaanya, yang menjanjikan peningkatan karir dan keuangan. Mungkin dia sedang menunggu adanya promosi besar,  ingin merasa lebih mantap dalam karirnya sebelum ia mulai menikah.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">10. Dia mungkin takut apa yang menjadi reaksi anda, ketika ia mengusulkan pernikahan kepada anda. Dia mungkin takut ditolak. Cukup biarkan dia tahu sikap anda dan pemikiran anda soal pernikahan, bila mana perlu singgunglah hal tersebut terlebih dahulu. Agar dia tahu bagaimana perasaan anda dan dia akan merasa lebih percaya diri untuk melamar anda tepat pada waktu yang diinginkannya.</div>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 133px"><img title="Get Married" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:gItw4x3KMojeKM:http://increduyble.files.wordpress.com/2007/06/ist2_2777745_just_married___runii.jpg" alt="Get Married?" width="123" height="104" /><p class="wp-caption-text">Get Married?</p></div>
<p>Bagi anda (wanita) yang telah menetapkan hati atau sudah siap membina  hubungan yang lebih serius bersama pasangan anda dalam suatu  pernikahan. Namun anda masih ragu tentang pasangan anda, dibawah ini terdapat 10 alasan mengapa pasangan andamasig enggan  melangkah ke hubungan yang lebih serius tersebut</p>
<ol>
<li>Walaupun kedengarannya klise, dia mungkin benar-benar takut untuk membangun hubungan yang lebih serius bersama Anda. Ini adalah perubahan besar dalam hidupnya, menikmati dunia lajangnya dan kemudian memutuskan untuk menikah, terutama jika Anda belum tinggal bersama. Bicara padanya dan mengatakan kepadanya bahwa Anda takut, juga &#8211; Ini adalah perubahan besar, tetapi itu adalah perubahan yang harus anda lakukan berdua. Yakinkan dia bahwa anda akan melaluinya bersama-sama.  <span id="more-91"></span></li>
<li>Dia pikir dia tidak akan menghabiskan waktu dengan teman-teman lagi. Tapi jelas, anda akan ingin menghabiskan waktu bersama pacar anda bukan ? Apakah dia  ia  harus melakukan sesuatu sementara Anda berbelanja?</li>
<li>Dia pikir anda akan membuang leopard-print nya di sofa atau favoritnya heavy metal rock t-shirt. Anda mungkin menyarankan baju baru, tapi biarkan dia tahu bahwa anda tidak akan benar-benar mengubah gaya dia.</li>
<li>Dia pikir anda akan ingin melakukan segala sesuatu bersama-sama. Tapi kita semua tahu bahwa setiap orang perlu waktu untuk dirinyanya sendiri. Diskusikan hal ini, dan bantu dia untuk merasa lebih nyaman dengan ide bahwa berbagi kehidupan bersama tidak berarti bersama setiap detik dan setiap hari.</li>
<li>Dia mungkin memiliki beberapa masalah keuangan. Ini jelas sesuatu yang harus anda diskusikan bersama sebelum membina hubungan yang lebih serius,  biacaralah agar dia tidak perlu takut.</li>
<li> Dia mungkin berpikir orang tuanya tidak menyukai anda atau orang tua anda tidak menyukainya. Bahkan jika tidak demikian, mungkin ada alasan keluarga menjaga dirinya.</li>
<li>Dia mungkin berpikir bahwa anda ingin segera memiliki momongan. Mungkin anda, tapi sekali lagi, ini adalah permasalahan yang harus anda iskusikan bahkan sebelum memikirkan perencanaan hidup anda bersama-sama.</li>
<li>Jika anda berdua berbeda agama, dia mungkin khawatir tentang isu-isu yang ada, dan dengan iman/kepercayaan apa (kepercayaan/agama anda) akan membesarkan anak-anak anda bukan agama dia.</li>
<li>Dia mungkin sedang menikmati pekerjaanya, yang menjanjikan peningkatan karir dan keuangan. Mungkin dia sedang menunggu adanya promosi besar,  ingin merasa lebih mantap dalam karirnya sebelum ia mulai menikah.</li>
<li>Dia mungkin takut apa yang menjadi reaksi anda, ketika ia mengusulkan pernikahan kepada anda. Dia mungkin takut ditolak. Cukup biarkan dia tahu sikap anda dan pemikiran anda soal pernikahan, bila mana perlu singgunglah hal tersebut terlebih dahulu. Agar dia tahu bagaimana perasaan anda dan dia akan merasa lebih percaya diri untuk melamar anda tepat pada waktu yang diinginkannya.</li>
</ol>
<p><span style="font-family:Verdana, sans-serif;line-height:normal;font-size:10px;">By Heather Lee (http://ezinearticles.com)</span></p>
<ol></ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.duobebek.com/2009/10/10-reasons-why-your-man-does-not-want-to-commit-to-you/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Scared to Commit ?</title>
		<link>http://blog.duobebek.com/2009/10/scared-to-commit/</link>
		<comments>http://blog.duobebek.com/2009/10/scared-to-commit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 07:22:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[berhubungan]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[ketakutan]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[mencoba]]></category>
		<category><![CDATA[scared]]></category>
		<category><![CDATA[scared to comit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritakasih.wordpress.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Ketika anda secara emosional mencoba untuk melindungi diri sendiri karena trauma dan keraguan akan tentang masa depan, anda akhirnya akan menyakiti diri sendiri  dan lambat laun akan menjadi lebih buruk. Anda mungkin tidak ingin terluka dan berusaha melakukan berbagai cara untuk menghindari  komitmen dengan sesorang, namun perlu anda tahu bawhwa salah seorang dari kalian pasti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">Ketika anda secara emosional mencoba untuk melindungi diri sendiri karena trauma dan keraguan akan tentang masa depan, anda akhirnya akan menyakiti diri sendiri  dan lambat laun akan menjadi lebih buruk. Anda mungkin tidak ingin terluka dan berusaha melakukan berbagai cara untuk menghindari  komitmen dengan sesorang, namun perlu anda tahu bawhwa salah seorang dari kalian pasti akan merasa sakit. Anda atau dia,  yang pasti akan berakhir dengan buruk, dan biasanya Anda sendiri.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">Cinta adalah belajar mempercayai orang lain dengan perasaan batin yang tulus dan sejati. Ya, cinta memang dapat melakukan hal-hal yang dapat menyebabkan rasa sakit luar biasa, tapi berbicara cinta sejati adalah percaya bahwa dia tidak melakukannya (menyakiti anda). Seluruh pengalaman, entah itu baik atau buruk, adalah pelajaran yang sangat penting didalam mengenal diri anda sendiri,  termasuk apa saja yang dapat anda tangani. Apabila anda bertumbuh dengan cara-cara anda sendiri akan berakibat anda tidak akan tahu pentingnya peran anda dalam kehidupan seseorang.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">Anda dapat mencoba untuk melindungi diri sendiri selamanya, tetapi anda tidak melakukan kebaikan bagi diri anda sendiri. Hidup tidak bisa dialami secara maksimal ketika anda terus-menerus menutup pintu-pintu yang sebenarnya telah dibuka untuk anda.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">Cobalah anda dan pasangan anda berdiskusi dengan latar belakang yang sama,  jangan memaksakan cara-cara anda, namun sesuaikan dengan cara berpikir pasangan anda. Dengan demikian mungkin akan membantu anda berdua mampu mengobati ketakutan anda yang emosional. Ada kemungkinan bahwa anda berdua sudah melalui apa yang anda lakukan, semunya bertujuan agar kalian bisa bersama-sama. Jika belum, setidaknya mencobanya, karena tanpa mencoba bagaimana anda tahu ?</div>
<div>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 130px"><img class=" " title="Scared" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:qgU4_hxuG9iUTM:http://hullstudent.com/files/pumpkin_face_scared_hg_wht.gif" alt="Scraed" width="120" height="120" /><p class="wp-caption-text">Scared</p></div>
<p>Ketika anda secara emosional mencoba untuk melindungi diri sendiri karena trauma dan keraguan tentang masa depan, anda akhirnya akan menyakiti diri sendiri  dan lambat laun akan menjadi lebih buruk. Anda mungkin tidak ingin terluka dan berusaha melakukan berbagai cara untuk menghindari  komitmen dengan sesorang, namun perlu anda tahu bahwa salah seorang dari kalian pasti akan merasa sakit. Anda atau dia,  yang pasti akan berakhir dengan buruk, dan biasanya Anda sendiri.</p>
</div>
<div>Cinta adalah belajar mempercayai orang lain dengan perasaan batin yang tulus dan sejati. Ya, cinta memang dapat melakukan hal-hal yang dapat menyebabkan rasa sakit luar biasa, tapi berbicara cinta sejati adalah percaya bahwa dia tidak melakukannya (menyakiti anda). Seluruh pengalaman, entah itu baik atau buruk, adalah pelajaran yang sangat penting didalam mengenal diri anda sendiri,  termasuk apa saja yang dapat anda tangani. Apabila anda bertumbuh dengan cara-cara anda sendiri akan berakibat anda tidak akan tahu pentingnya peran anda dalam kehidupan seseorang. <span id="more-70"></span></div>
<div></div>
<div>Anda dapat mencoba untuk melindungi diri sendiri selamanya, tetapi anda tidak melakukan kebaikan bagi diri anda sendiri. Hidup tidak bisa dialami secara maksimal ketika anda terus-menerus menutup pintu-pintu yang sebenarnya telah dibuka untuk anda.</div>
<div></div>
<div>Cobalah anda dan pasangan anda berdiskusi dengan latar belakang yang sama,  jangan memaksakan cara-cara anda, namun sesuaikan dengan cara berpikir pasangan anda. Dengan demikian mungkin akan membantu anda berdua mampu mengobati ketakutan anda yang emosional. Ada kemungkinan bahwa anda berdua sudah melalui apa yang anda lakukan, semunya bertujuan agar kalian bisa bersama-sama. Jika belum, setidaknya mencobanya, karena tanpa mencoba bagaimana anda tahu ?</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.duobebek.com/2009/10/scared-to-commit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
